Indotnesia - Pencipta lagu Apuse, Tete Mandosir Sarumi meninggal dunia pada Rabu (14/9/2022). Kabar duka tersebut diungkap oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui cuitannya di Twitter.
“Selamat pulang ke peristirahatan kekal Tete Mandosir Sarumi,” tulis Yaqut di akun Twitter pribadinya.
“Sebuah nama yang kita lebih kenal dengan nama Pencipta NN untuk lagu Papua Apuse. Namanya tidak dikenal bahkan di Google juga tidak ada. Karyamu Abadi,” lanjutnya.
Melansir dari Twitter @jayapuraupdate, Tete meninggal dunia pada pukul 05.00 WIT di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Beliau adalah seorang kelahiran Kampung Kabouw Teluk Wondama.
Dia adalah orang yang menciptakan lagu dengan lirik bahasa Papua yang sangat populer karena memiliki irama yang sederhana namun indah. Lagu ini juga selalu di ajarkan saat di bangku Sekolah Dasar.
Lagu ‘Apuse’ menceritakan tentang seorang cucu yang berpamitan kepada kakek neneknya karena hendak merantau ke Teluk Doreri di Manokwari. Ada yang mengatakan perantauan dimaksudkan untuk menimba ilmu.
Teluk Doreri sendiri memiliki peran penting dalam penyebaran agama Kristen di Papua dan menjadi salah satu pelabuhan kapal domestik maupun antarpulau di Papua. Untuk mengenangnya, berikut lirik lagu ‘Apuse’ ciptaan Tete Mandosir Sarumi.
Apuse kokondao
(Kakek nenek, aku pergi)
Baca Juga: Target Selesai Desember 2022, Progres Pembangunan Masjid Al Jabbar Capai 60 Persen
Yarabe Soren Doreri
(Ke negeri sebrang, Teluk Doreri)
Wuf lenso bani nema baki pase
(Membawa sapu tangan dan melambaikan tangan)
Arafabye aswarakwar, arafabye aswarakwar
(Kasihan aku, selamat jalan cucuku)
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha