/
Kamis, 15 September 2022 | 12:22 WIB
Jenazah Ratu Elizabeth II disemayamkan di Westminster Hall pada Kamis (15/9/2022). (BBC Live)

Indotnesia - Pemakaman Ratu Elizabeth II pada Senin (19/9/2022) bakal menjadi salah satu pertemuan bangsawan dan politisi terbesar. Laporan BBC menyebutkan, ada sekitar 500 kepala negara dan pejabat yang diundang dalam pemakaman tersebut.

Upacara pemakaman akan berlangsung di Westminster Abbey yang memiliki kapasitas sekitar 2.200. Saat ini, jenazah ibu dari Raja Charles III itu disemayamkan di Westminster Hall selama empat hari.

Teka-teki siapa yang diundang dan tidak diundang dalam pemakaman sang ratu bikin penasaran banyak pihak. Berikut siapa saja yang diundang dan tidak diundang di pemakaman Ratu Elizabeth II, seperti dilaporkan oleh BBC:

Keluarga Kerajaan di Eropa

Anggota kerajaan di Eropa diperkirakan akan hadir dalam pemakaman Ratu Elizabeth II. Apalagi, sebagian dari mereka memiliki hubungan darah dengan ratu.

Raja Philippe dan Ratu Mathilde dari Belgia telah mengonfirmasi kehadiran mereka, begitu pula dengan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda serta ibu suri ratu Putri Beatrix.

Selain itu, Raja Felipe dan Ratu Letizia dari Spanyol juga menerima undangan tersebut, seperti halnya keluarga kerajaan dari Norwegia, Swedia, Denmark, dan Monako.

Presiden Amerika Serikat

Gedung Putih mengonfirmasi kehadiran Presiden AS Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden di acara pemakaman Ratu Elizabeth II.

Baca Juga: 10 Quotes Ratu Elizabeth II yang Menginspirasi, Ada yang untuk Putri Diana

Yang bikin penasaran juga adalah pertanyaan tentang kemungkinan Biden akan mengundang Donald Trump sebagai bagian dari delegasi AS, yang jumlahnya terbatas.

Tapi muncul spekulasi beberapa mantan presiden dan ibu negara AS, seperti Obama, mungkin telah menerima undangan secara pribadi dari keluarga kerajaan Inggris.

Sejauh ini, laporan dari Politico menyebutkan Presiden ke-39 AS Jimmy Carter belum menerima undangan.

Para Pemimpin Commonwealth

Pemimpin dari seluruh Negara Persemakmuran atau Commonwealth diperkirakan hadir dalam acara pemakaman Ratu Elizabeth II.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah menerima undangan tersebut, begitu pula dengan Perdana Menteri Jacinda Ardern dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Sejumlah gubernur jenderal yang menjabat sebagai wakil kerajaan di wilayah Persemakmuran juga hadir bersama para pemimpin negara mereka.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe juga dilaporkan telah menerima undangan tersebut. Sementara, India akan diwakili oleh Presiden Droupadi Murmu.

Pemimpin Negara

Pemimpin negara lainnya yang disebut telah menerima undangan termasuk Taoiseach dari Irlandia Michael Martin, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, dan Presiden Italia Sergio Mattarella serta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-Yeol dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro juga telah mengkonfirmasi kehadiran mereka. Kaisar Jepang Naruhito, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga diperkirakan hadir.

Namun sejauh ini, belum diketahui kehadiran Presiden China Xi Jinping dalam acara pemakaman Ratu Elizabeth II, apalagi pada pekan ini, ia dijadwalkan berkunjung ke Kazakhstan dan Uzbekistan.

Pemimpin yang Tak Diundang

Sumber pemerintahan Inggris menyampaikan kepada BBC, perwakilan dari Suriah, Venezuela, dan Afghanistan tidak diundang. Alasannya, karena Inggris tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara tersebut.

Sementara Korea Utara dan Nikaragua hanya memperoleh undangan untuk duta besar, dan bukan kepada kepala negara. Sementara, tidak ada undangan yang diberikan untuk Russia, Belarusia, dan Myanmar.

Hubungan diplomatik antara Inggris dan Rusia telah hancur sejak negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu melakukan invasi ke Ukraina. Seorang juru bicara kepresidenan Rusia mengatakan Putin tidak mempertimbangkan kehadirannya dalam pemakaman itu.

Load More