Indotnesia - Rumah mode Coperni bikin takjub setelah memamerkan koleksi Spring/Summer 2023 di Paris, Prancis, Jumat (30/9/2022). Model ternama Bella Hadid tampil untuk keajaiban yang diciptakan oleh Coperni.
Dalam video yang beredar, terlihat Bella berdiri dengan pakaian dalam. Lalu dua pria berpakaian hitam menyemprotkan cairan dengan bahan tertentu yang nampak seperti cairan
Kurang dari 10 menit, cairan di tubuh Bella berubah menjadi gaun putih cantik dengan belahan di paha sebelah kiri. Teknik ini tentu berbeda dengan seni melukis tubuh manusia pada umumnya, karena cairan yang dipakai bukanlah cat.
Melansir The Vogue, Sebastian Meyer dan Arnaud Vaillant adalah dua pria yang menjadi otak di balik rumah mode ultra-modern asal Paris itu. Duo tersebut menembus batas teknologi dalam dunia fesyen lebih jauh.
"Ini adalah perayaan kami terhadap lekuk tubuh wanita dari berabad-abad lalu. Kami ingin memperbarui estetika kami dengan cara yang lebih dewasa dan ilmiah," ujar Meyer.
Dalam akhir pameran koleksinya, mereka menampilkan teknologi futuristik di dunia festyen dengan menyemprotkan Fabrican, bahan semprot yang telah dipatenkan yang bisa mengeras menjadi bahan tekstil dan dapat dipakai.
Fabrican adalah bahan semprot yang terbuat dari polimer dan serat alam atau sintetis. Fabrican ditemukan oleh Dr Manel Torres, yang berkesempatan menjadi pemimpin tim spesialis dalam menciptakan gaun Coperni yang dipakai Bella.
Torres saat ini menduduki posisi Direktur Pelaksana Fabrican Ltd, perusahaan yang mempelopori pembuatan baju dari semprotan kaleng dan spray gun.
"Kami ingin mendedikasikan momen ini untuk Dr Torres, karena kami sangat menghormati apa yang dia lakukan," kata Vaillant.
Baca Juga: Farwiza Farhan, Perempuan Aceh Pelindung Ekosistem Leuser yang Masuk Time 100 Next
"Kami merasa dia sangat perlu untuk memimpin acara ini. Bagi kami, ini menjadi pengalaman yang lebih ajaib," imbuhnya.
Aksi Bella Hadid dalam memperagakan gaun ajaib itu mengundang banyak reaksi dari warganet. Mereka memuji kreativitas perancang busana dan teknologi untuk menghasilkan karya yang ajaib.
"Sekarang aku bisa mencocokkan semua warna dari semprotan itu di lemariku ketimbang memakai baju sungguhan," ujar seorang warganet.
"Ini sangat mengagumkan. Bicara soal kreativitas," tulis netizen yang lain dalam akun @lovinghaucoutoure.
"Keren. Aku penasaran sama cairan itu. Ini bisa membantu tunawisma," komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus