Indotnesia - Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri, Senin (3/10/2022) atas dugaan pencemaran nama baik.
Dalam pernyataan yang ditulis lewat akun Instagram pribadinya @hillarylasut, anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem itu menyebut bahwa penggunaan kata kasar tidak pantas digunakan sebagai kritik.
Lebih lanjut, politisi berusia 26 tahun itu menyebut penggunaan kata kasar yang dilakukan oleh Mamat dalam materi roasting sebuah acara talk show yang dihadiri Brigitta termasuk bully atau pelecehan verbal.
“Yang bilang anj*ing dan t*i bukan penghinaan, coba aja kalo dia ngomong begini ke ibu atau anak kalian memang pejabat publik boleh di kritik, tapi setau saya di Indonesia mau dia pejabat publik mau dia pembantu rumah tangga, tetap tidak boleh dibully apalagi dimaki,” tulisnya.
“Gausah bawa-bawa saya pejabat publik harus siap dikritik deh. T*i dan goblok bukan kritik. Itu BULLY DAN VERBAL HARASSMENT," lanjutnya dalam kolom keterangan unggahan foto laporannya ke polisi.
Atas kasus tersebut, pro-kontra berdatangan dari sejumlah warganet. Ada yang menyebut roasting dalam komedi merupakan hal lumrah untuk menyampaikan kritik. Sementara pendapat lain, tegas menentang adanya kata-kata makian ketika menyampaikan roasting.
Meski roasting terdengar mirip perilaku bullying, keduanya memiliki konteks pengertian yang berbeda. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.
Perbedaan Roasting dan Bullying
Roasting dalam stand up comedy merupakan salah satu jenis teknik komedi yang kerap dibawakan oleh para komika atau komedian tunggal.
Baca Juga: Kenali Kelebihan dan Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas
Teknik pembawaan komedi ini biasanya dilakukan sebagai sarana kritik terhadap fenomena sosial yang materinya didapatkan dari pengamatan, keresahan, maupun opini sang komika.
Sebagai sebuah cara dalam menyampaikan kritik, umumnya roasting lekat dengan tokoh tertentu, seperti ditujukan untuk komedian lain, dewan juri ataupun tokoh pejabat terkenal.
Dalam roasting, tidak serta-merta komika dapat mengungkapkan kritikannya dengan serampangan. Ada materi yang sebelumnya harus dibuat, sehingga roasting dapat dilakukan sesuai tujuannya sebagai kritik sosial.
Sedangkan bullying, merupakan tindakan yang dilakukan dengan mengarah pada aktivitas menghina, melecehkan, dan mempermalukan seseorang hingga melakukan tindak kekerasan fisik secara sadar.
Umumnya, perilaku bullying dilakukan secara sengaja untuk membuktikan diri atas kehebatan atau kekuasaan terhadap orang lain. Perilaku ini biasanya juga ditandai dengan adanya ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
FIFA Series 2026: John Herdman Pertebal Dinding Pertahanan Timnas Indonesia
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya
-
Tayang 2026, Film Witch on the Holy Night Garapan ufotable Rilis First Look
-
20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto
-
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat