/
Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:52 WIB
Shin Tae Yong mengaku akan ikut mundur jika Iawan Bule berhenti jadi Ketum PSSI. (Instagram/@shintaeyong777)

Indotnesia - Tragedi Kanjuruhan yang mesikan luka mendalam di dunia sepak bola membuat masyarakat mendesak Mochamad Irawan atau Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab dari peristiwa naas yang telah memakan ratusan korban jiwa tersebut. Namun, desakan publik itu tak juga membuat Iwan mundur.

Sementara, Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae Yong pasang badan untuk Iwan Bule. Melalui Instagram pribadinya, dia mengaku akan ikut mundur jika Ketua PSSI dijatuhkan hukuman seperti yang diminta publik.

“Menurut saya jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri,” tulis STY.

Menurutnya, Iwan Bule adalah seseorang yang sangat mencintai sepak bola. Dia juga yang selalu memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola Indonesia dapat terus berkembang.

STY juga mengatakan jika PSSI dinyatakan bersalah, maka dirinya juga ikut bersalah karena merupakan satu tim. Menurutnya, sepak bola tidak bisa sukses hanya dari performa 11 pemain inti, tetapi dari seluruh faktor dalam tim.

Sebelumnya, STY menuliskan duka cita serta dukungan bagi para korban tragedi Kanjuruhan.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban,” tulisnya.

Dari unggahannya tersebut, banyak warganet yang khawatir jika STY benar-benar bakal mundur jika Iwan Bule mundur.

Baca Juga: Bukan Asal-asalan, Ini Alasan Bogor Disebut Sebagai Kota Hujan

“Jangan pergi coach,” komentar salah satu warganet.

“Coach tolong stay, Timnas Indonesia sedang bagus-bagusnya di bawah kepemimpinan Anda,” sambar lainnya.

“Coach nooo, we need you,” tulis lainnya.

Diketahui, Shin Tae Yong telah bergabung sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak Januari 2020. Dia telah melatih pejuang sepak bola nasional itu dan membawa 11 kemenangan.

Load More