Indotnesia - Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan serial baru, salah satunya berjudul Bali 2002 yang diangkat dari kisah nyata peristiwa tragedi bom Bali pada 2002.
Lewat keterangan di laman resmi rumah produksi Banjay Rights, film Bali 2002 akan mengisahkan kembali kondisi pulau Bali yang hancur akibat serangan teroris.
Diangkat dari kisah nyata, dalam serial film tersebut juga akan kembali menampilkan dokumentasi dari kejadian langsung saat para turis dan warga lokal menyelamatkan korban ledakan bom.
“Tidak hanya itu, tetapi juga mengupas kisah mereka (termasuk wisatawan) yang terkena dampak langsung peristiwa pengeboman 20 tahun lalu,” tulis keterangan di laman resmi Banijay Rights.
Kisah di dalam serial film itu juga akan mengangkat peran serta kerjasama berbagai pihak, terutama pihak berwenang Australia dan Indonesia dalam mengevakuasi, mengidentifikasi korban, dan menyelidiki teror dari alasan mengapa peristiwa bersejarah di Indonesia tersebut terjadi.
Dalam keterangan resmi, seluruh kisah tragedi kemanusiaan itu akan dikemas dalam empat bagian serial film Bali 2002. Seri 4 episode akan diproduksi oleh perusahaan produksi yang berbasis di Inggris dan bekerja sama dengan layanan streaming Australia.
Menjadi sebuah serial film semi-dokumenter, Bali 2002 melibatkan peran penduduk setempat serta dibintangi oleh aktor dan aktris barat, yaitu Claudia Jessie, Rachel Griffiths, Richard Roxburgh, Sean Keenan, Arka Das, dan Ewen Leslie.
Serial film yang ditulis oleh Justin Monjo, Kris Wyld, Marcia Gardner dan Michael Toisuta ini juga bekerjasama dengan tokoh seni Indonesia, yaitu Ketut Yuliarsa yang juga berprofesi sebagai penulis, aktor, dan musisi populer di Bali.
Diketahui, serial ini sudah tayang pada September 2022 di layanan streaming Stan Originals. Sedangkan secara global, serial film Bali 2022 baru akan tayang pada 2023.
Baca Juga: Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Membuat Kita Sakit?
Peristiwa Bom Bali 2002 merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 12 Oktober 2022 malam.
Rangkaian peristiwa pengeboman terjadi dalam satu hari yang sama, yaitu dua ledakan pertama di dua kelab kawasan Legian Kuta dan ledakan ketiga di dekat kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat.
Akibat peristiwa itu, sekitar 200 orang meninggal dunia dan membuat sedikitnya 209 orang luka-luka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang
-
Apakah Istri Selingkuh Wajib Diceraikan? Begini Hukumnya Menurut Islam
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Nobar Film "Pesta Babi" di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan