Indotnesia - Majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat, Forbes tak lagi memasukkan Kanye West dalam daftar miliarder dunia pada laporan terbaru mereka, Selasa (25/10/2022).
Pasalnya, kekayaan rapper yang akrab disapa Ye itu menurun dari yang semula diperkirakan memiliki US$ 1,5 miliar menjadi hanya US$ 400 juta.
Diketahui, Adidas dan Ye telah bekerjasama sejak 2013 pada lini sepatu Yeezy yang dikenal super-mahal dan super populer.
Berkat penjualan itu, bank Investasi Cowen mengungkap Adidas mendapat sekitar 4-8% dari penjualan produk tersebut hingga membuat Kanye West meraup US$1,5 miliar dari kekayaan bersihnya.
Menurunnya kekayaan Kanye West diduga terjadi setelah Adidas memutuskan kerja sama lantaran cuitan anti-Semit yang pernah dilontarkannya pada 9 Oktober lalu.
“Adidas tidak mentolerir anti semitisme dan segala bentuk ujaran kebencian lainnya. Komentar dan tindakan Ye baru-baru ini tidak dapat diterima, penuh kebencian dan berbahaya, dan itu melanggar nilai-nilai perusahaan tentang keragaman dan inklusi, saling menghormati dan keadilan, ”kata perusahaan sepatu itu dalam siaran pers, dilansir dari laman adidas-group.
“Setelah ditinjau, perusahaan telah mengambil keputusan untuk segera mengakhiri kemitraan dengan Ye, mengakhiri produksi produk bermerek Yeezy dan menghentikan semua pembayaran kepada Ye dan perusahaannya. Adidas akan segera menghentikan bisnis Adidas Yeezy,” tutupnya.
Dilansir dari laman Forbes, perusahaan produksi MRC juga memutuskan hubungan kerja dengan Ye dan tidak akan menayangkan film dokumenter lengkap tentangnya yang telah ditandatangani.
Dampak lain akibat cuitan anti-Semit Kanye West yaitu berakhirnya hubungan rapper tersebut dengan Vogue serta pemimpin redaksinya, Anna Wintour.
Baca Juga: Resmi Jalani Penahanan, Siapa Pemegang Akun Media Sosial Nikita Mirzani?
Bahkan, perusahaan induk Balenciaga juga mengatakan bahwa mereka tidak lagi terlibat dalam kerja sama dengan Ye.
Dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Insider, perusahaan jenama asal Prancis itu telah mengambil keputusan untuk menempatkan kemitraan dengan Kanye West dalam peninjauan.
"Setelah upaya berulang kali untuk menyelesaikan situasi secara pribadi, kami telah mengambil keputusan untuk menempatkan kemitraan dalam peninjauan. Kami akan terus mengelola bersama produk saat ini selama periode ini," kata perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI