Indotnesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pemimpin negara delegasi G20 untuk menanam mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura), Ngurah Rai, Bali. Penanaman bibit bakau itu dilakukan di hari kedua penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada Rabu (16/11/2022).
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah, hal itu sudah menjadi agenda resmi dalam rangkaian kegiatan KTT G20.
"Acara tersebut memang sudah menjadi agenda resmi KTT G20," kata Teuku seperti dikutip dari Antara.
Penanaman mangrove ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya hutan bakau untuk penanganan krisis iklim.
Dalam prosesi penanaman tersebut, terlihat presiden Jokowi dan para pemimpin lainnya mengenakan pakaian serempak, yaitu kaos berkerah berwarna putih dengan lambang G20 di bagian dada sebelah kiri. Pasalnya, agenda tersebut memang dibawakan agak santai.
Para pimpinan delegasi G20 memasukkan bibit mangrove ke lubang yang telah disediakan. Mereka nampak memegang cangkul untuk mengubur bibit yang tadi ditanam.
Melihat momen langka tersebut, warganet Indonesia tak tahan untuk membubuhkan komentarnya. Melalui akun Instagram @lambegosiip, cuma Jokowi yang berani nyuruh para pemimpin negara lain nyangkul.
“Cuma jokowi yg bisa menyuruh kepala-kepala negara mencangkul dan bertani di negara Indonesia,” tulis salah satu warganet.
“Lumayan cangkulnya bisa dilelang bekas pakai presiden luar negri loh,” komentar warganet.
Baca Juga: BTS Masuk 2 Nominasi di Grammy Awards 2023 dan Beyonce Mendominasi
“Taman paling bergengsi coii yg nanem para presiden,” komentar warganet lain.
“Macron : "anjir gue udah keren gini malah d suruh nyangkul, jgn2 abis ini disruh tandur,” sought lainnya.
“Itu harian apa borongan pak,” tulis lainnya.
“Pulang ke negara masing2 pada grundel deh.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata