Indotnesia - Perhetalan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali membuat nama LO G20 trending di Twitter. Banyak orang khususnya anak muda yang menginginkan posisi tersebut.
Lalu, sebenarnya apa itu LO G20?
Liaison Officer G20 atau LO G20 adalah pendamping para delegasi dan juga pemimpin negara yang hadir ke tanah air untuk mengikuti KTT G20. LO mempunyai peran penting bahkan disebut sebagai representasi atau wajah Indonesia kepada dunia.
Sebagai representasi Indonesia, para LO G20 tentu saja harus menunjukkan kesan yang baik. Mereka bertugas membuka jalur komunikasi, informasi terkait kondisi delegasi dan kondisi Indonesia terkini, menyampaikan ketentuan bagi delegasi, komunikasi jadwal kedatangan dan kepulangan.
Selain itu mereka juga memiliki peran mengidentifikasi kebutuhan delegasi secara detail untuk kemudian mengkomunikasikannya dengan panitia acara. Sehingga para LO G20 harus menjadi seseorang yang aktif dan adaptif.
Karena itu, sebelumnya mereka telah melalui proses seleksi dan juga pembekalan.
Dalam penyelenggaraan KTT G20 kali ini, ada 15 mahasiswa Poltekpar Bali yang menjadi Liaison Officer (LO) G20. Mereka diminta menerapkan konsep Tri Hita dalam menjalankan tugasnya seperti yang dilakukan masyarakat Bali.
Diketahui KTT G20 merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan selama setahun presidensi G20, yang kali ini berlangsung di Bali pada 15-16 November 2022.
Acara ini dihadiri oleh kepala negara/pemerintahan serta para menteri keuangan, gubernur bank sentral, hingga deputi dari tiap negara anggota. Pertemuan itu membahas isu-isu spesifik terkait agenda G20 serta membahas kerja sama multirateral.
Baca Juga: Viral Tukang Fotocopy Keliling di Sinetron, Ternyata Ada di Depok
Sementara G20 merupakan pertemuan 19 negara merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fotonya Diedit Tanpa Izin, Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Gelang Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Baterai Super Awet
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema