Indotnesia - Satu kasus polio terdeteksi di pada seorang anak di Kabupaten Pidie, Aceh. Padahal Indonesia yang telah menyatakan bebas polio, sebelum penyakit yang telah lama hilang muncul kembali.
Kasus ini bahkan membuat Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
"Dengan ditemukannya kasus polio di Pidie, maka kami menyatakan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB)," ujar Wahyudi seperti dikutip dari Antara.
Karena menurutnya, Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain telah lama menyatakan bebas dari polio. Maka kasus polio kali ini menjadi KLB.
Penemuan ini bermula ketika seorang anak berusia 7 tahun di Kecamatan Mane mengalami demam. Anak itu kemudian mengalami nyeri pada persendian serta kelemahan anggota gerak.
Setelah itu dilakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium Prof Sri Oemijati. Hasilnya pasien terinfeksi polio.
Menurut Wahyudi, hal ini dapat terjadi karena cakupan imunisasi rendah dalam jangka waktu yang cukup lama. Apalagi jika berada di kondisi sanitasi lingkungan yang tidak baik, seperti perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
"Perlu diketahui virus polio menular melalui air yang tercemar tinja yang mengandung virus polio. Jika virus ini masuk ke dalam tubuh anak yang belum mendapatkan imunisasi polio secara lengkap, maka virus akan berkembang biak di saluran pencernaan dan menyerang sistem saraf anak sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan,” ungkapnya.
Saat ini pasien telah dilakukan kunjungan berulang oleh Dokter Spesialis Anak dan dianjurkan untuk melakukan rehabilitasi medik.
Baca Juga: 1.699 Rumah Warga Medan Direndam Banjir, 238 Orang Dievakuasi Pakai Perahu Karet
Pj Bupati Pidie bersama dengan Dinkes Aceh, Kementerian Kesehatan, WHO, dan UNICEF akan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Selain itu juga melakukan pencarian tambahan di wilayah terdampak, baik di masyarakat maupun fasilitas kesehatan.
Selain itu juga segera dilakukan pengaktifan Tim Gerak Cepat (TGC) dan meningkatkan edukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi secara rutin serta menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Wahyudi mengatakan untuk segera menangani KLB kasus polio di Pidie, maka sesuai petunjuk dari Tim Komite Ahli akan segera dilakukan imunisasi sub-PIN. Untuk membentuk kekebalan terhadap virus polio, maka diberikan imunisasi tetep polio pada semua anak usia 0- < 13 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna