/
Jum'at, 16 Desember 2022 | 17:10 WIB
Mengenal Flu Unta yang diderita pemain timnas Prancis. (Freepik/Oleksandr Ryzhkov)

Indotnesia - Ajang final Piala Dunia 2022 akan segera berlangsung pada Minggu (18/12/2022) dengan mempertemukan timnas Argentina dan Prancis.

Namun, belum lama ini tiga pemain timnas Prancis dikabarkan terserang flu unta atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang dikhawatirkan dapat memengaruhi performa mereka dalam bertanding.

Tiga pemain timnas Prancis yang terjangkit flu unta, yaitu Kingsley Coman, Dayot Upamecano dan Adrien Rabiot.

Memiliki gejala mirip flu, apa itu flu unta? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Flu Unta

Flu unta adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh adanya virus korona dan persebarannya bersifat zoonosis, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Berdasarkan catatan dari berbagai sumber, virus flu unta pertama kali diidentifikasi pada 2012 di Arab Saudi dan menyebar di berbagai negara, diantaranya kawasan Eropa, Asia hingga Amerika Utara.

Dikenal juga sebagai flu Arab, penyakit ini memiliki virus yang masih satu rumpun dengan Coronavirus (CoV), yaitu dapat menyebabkan flu biasa.

Adapun gejala umum yang biasanya dirasakan oleh penderita flu unta adalah demam, batuk kering, sakit tenggorokan dan sesak napas.

Baca Juga: Pelajar Sesak Napas Usai Dihukum 50 Kali Push Up, Ketahui Jumlah Idealnya

Selain itu, penderita flu unta juga kemungkinan dapat mengalami gejala gastrointestinal seperti sakit perut, mual, dan diare.

Hingga saat ini, belum ada vaksin ataupun pengobatan spesifik yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit virus flu unta. 

Meski begitu, pengobatan bagi penderita flu unta masih terus diupayakan dengan memberikan pengobatan yang bersifat suportif untuk meringankan gejala hingga antibiotik jika ada tanda infeksi bakteri.

Pasalnya, sistem pernapasan yang terganggu akibat flu unta bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat.

Untuk mengurangi risiko tertular virus flu unta, lakukan cara pencegahannya di bawah ini:

1. Memakai masker saat di luar ruangan atau di tengah kerumunan

Load More