Indotnesia - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memprediksi akan terjadi lonjakan wisatawan masuk Jogja hingga 4 juta orang lebih.
Perkiraan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti.
“Diperkirakan lebih jadi empat juta (wisatawan) yang masuk DIY pas akhir tahun ini,” kata Indrayanti pada (15/12/2022) seperti dikutip dari laman Pemprov Jogja.
Dengan hadirnya para pelancong tersebut, Indrayanti mengingatkan bagi masyarakat untuk bersiap karena akan terjadi pula lonjakan pengunjung di tempat-tempat wisata.
“Karena itu semua tempat yang memiliki objek wisata pasti akan mengalami lonjakan pengunjung,” katanya.
Menurutnya, ketika para pendatang yang diperkirakan sebanyak 4 juta lebih sedang berada di DIY akan menyebabkan ruang gerak yang sempit. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian khusus dalam upaya menjaga mobilitas tetap kondusif.
“Masalahnya bukan saat masuk atau keluar, tetapi justru selama para pendatang ini berada di dalam DIY. Karena itu butuh upaya menciptakan kondisi mobilitas masyarakat di dalam DIY yang kondusif,” katanya.
Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah posko yang ditempatkan di beberapa titik penting sebagai antisipasi.
“Untuk posko yang kami siapkan ada empat. Kami menguatkan dari titik-titik masuk, misalnya di Prambanan kemudian Tempel. Sementara ini kami tambah lagi agak ke barat sedikit di Temon, kemudian yang untuk di wilayah selatan kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Gunungkidul di kawasan Pathuk,” terangnya.
Baca Juga: Potrobayan River Camp, Spot Kemah Seru di Jogja Dengan Pemandangan Sungai
Selain itu, Indrayanti juga mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk bertindak sebagai koordinator.
“Bersama pihak kepolisian sebagai koordinatornya, upaya antisipasi tentu akan kami lakukan. Termasuk untuk daerah wisata, kami mengimbau jika perlu melakukan pembatasan kapasitas pengunjung. Dan kami rencananya juga akan mengaktifkan seluruh alat Area Traffic Control System (ATCS) kami,”
Dia juga mengatakan akan menyiapkan sejumlah jalur alternatif agar tidak terjadi kemacetan dan penumpukan arus di tengah kota.
Sementara, pengunggung diperkirakan akan mulai memasuki Jogja pada 23 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023.
Tak heran, sebab DIY merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Selain itu, Jogja juga dikenal sebagai kota pariwisata yang menghadirkan berbagai macam destinasi tujuan.
Sementara kebijakan pemerintah terkait libur Nataru telah tertuang dalam SKB 3 Menteri No 1066/2022, No 03/2022 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok