/
Selasa, 03 Januari 2023 | 13:11 WIB
Harga pertamax mengalami penurunan sebesar Rp1.000 per liter. (Wikimedia Commons/Nur Cholis)

Indotnesia - PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax yang berlaku mulai Selasa (3/1/2022) pukul 14.00 WIB.

Dilansir dari laman resmi Pertamina, harga BBM non subsidi Pertamax di wilayah Pulau Jawa mengalami penurunan sebesar Rp1.100 per liter menjadi Rp12.800 per liter dari yang sebelumnya Rp13.900 per liter.

"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," tulis Pertamina, Selasa (3/1/2023).

Selain itu, harga BBM non subsidi yang mengalami penurunan yaitu Pertamax Turbo Dexlite dari harga Rp15.200 per liter menjadi Rp14.050 per liter dan Pertamina Dex yang sebelumnya dibanderol Rp17.300 per liter menjadi Rp16.000 per liter.

Penurunan harga sejumlah BBM non subsidi tersebut terjadi setelah harga minyak dunia yang sempat naik ke atas US$100 per barel akibat perang Rusia dan Ukraina, kini turun menjadi US$79 per barel.

Adapun harga BBM Pertamina per Provinsi yang berlaku mulai Selasa, 3 Januari 2023, yaitu:

Aceh

Pertamax Rp 12.800

Pertamax Turbo Rp 14.050

Baca Juga: New York Legalkan Jenazah Manusia untuk Dijadikan Kompos, Seperti Apa?

Dexlite Rp 16.150

Pertamina Dex Rp 16.750

Free Trade Zone Sabang

Dexlite Rp 16.150

Sumatera Utara

Pertamax Rp 13.050

Load More