Indotnesia - Pemberitaan soal resesi tahun 2023 turut memantik pembahasan terkait dana darurat. Seorang yang memilikinya disebut berada dalam kondisi keuangan yang sehat.
Lantas, apa itu dana darurat?
Dana darurat adalah dana yang digunakan untuk hal-hal yang bersifat penting dan mendesak.
Melansir laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu), dana darurat sengaja disimpan dan disiapkan untuk mengantisipasi ketika terjadi keadaan darurat atau kejadian yang tidak diinginkan.
Memiliki dana darurat dianggap penting karena dapat menciptakan rasa aman bagi pemiliknya ketika dihadapkan pada kondisi keuangan buruk seperti saat muncul kebijakan lockdown akibat Covid-19 ataupun resesi.
Oleh karena itu, dana darurat tidak hanya harus dimiliki oleh orang kaya atau yang memiliki uang banyak. Akan tetapi, sebenarnya harus dimiliki oleh semua orang terutama yang sudah berkeluarga.
Melansir BFI Finance, ada sejumlah manfaat yang dapat diperoleh jika seseorang memiliki dana darurat, di antaranya:
1. Dana cadangan saat terkena PHK atau kehilangan sumber penghasilan
Baca Juga: Mengenal Bunga Jeumpa asal Aceh di Uang Rp2.000, yang Dikira Netizen Anggrek Beracun
2. Biaya kehidupan sehari-hari
3. Dana kesehatan dan biaya berobat jika mendadak sakit
4. Antisipasi jika terjadi bencana alam
5. Perawatan dan pembiayaan aset pribadi
Menurut Kemenkeu, besaran nominal dana darurat yang harus disisihkan oleh tiap orang berbeda-beda dan ditentukan sesuai kondisinya.
Belum menikah : 6 kali lipat per bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
AC Mobil Kurang Dingin Saat Cuaca Panas Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki