Indotnesia - Nama Pacitan menjadi trending topik di Twitter. Hal itu lantaran gempa berkekuatan magnitudo 5,9 yang sempat terjadi kemarin malam, Senin (9/1/2023).
Gempa Pacitan bukan kali pertama terjadi. Wilayah tersebut memang menjadi salah satu provinsi di Jawa Timur (Jatim) yang memiliki ancaman rawan gempa dan tsunami.
Meski begitu, Pacitan dikenal memiliki pemandangan alam yang Indah. Lantas sebenarnya di mana Pacitan?
Pacitan adalah sebuah kabupaten yang terletak paling ujung barat daya dari Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Posisinya dari sisi utara berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) dan Ponorogo (Jawa Timur), sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Trenggalek (Jawa Timur) dan Ponorogo (Jawa Timur).
Di sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia membuat Pacitan memiliki deretan pantai dengan pemandangan menakjubkan.
Wisata pantai Pacitan yang terkenal serta menyajikan view apik, di antaranya ada Pantai Klayar, Pantai Watukarung, Pantai Srau, Pantai Kasap, dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, Pacitan juga memiliki julukan khusus sebagai “Kota Seribu Satu Goa”. Pasalnya, sebagian wilayahnya berupa karst dan masuk jadi bagian rangkaian Pegunungan Sewu.
Di antara goa-goa indah yang dimilikinya, yaitu ada Goa Gong, Goa Tabuhan, Goa Kalak, dan Goa Luweng Jaran. Goa Tabuhan sendiri memiliki ciri khas yaitu batu yang dipukul dapat mengeluarkan suara seperti bunyi gamelan.
Meski kaya akan potensi wisata alam, Pacitan merupakan kabupaten yang tidak begitu luas, yaitu hanya sekitar 1.389,87 Km persegi dengan jumlah penduduk 586.110 jiwa (2020). Sementara wilayah ini memiliki 12 kecamatan, 5 kalurahan, dan 166 desa.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Berikut Wahana Wisata dan Daftar Harga Tiket Masuk Ghibli Park Jepang
Sebagai informasi tambahan Pacitan juga merupakan tempat kelahiran Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan di sana telah berdiri Museum dan Galeri Seni SBY ANI yang belum lama diresmikan.
Tag
Berita Terkait
-
Curhat dan Minta Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Atas Kasus KDRT, Venna Melinda: Hidung Saya Berdarah-darah
-
Suasana Mencekam Warga Wonogiri Rasakan Gempa Bumi Magnitudo 5,6: Atap Berderit, Kentongan Berbunyi Keras
-
Gempa Pacitan Malam Ini Tak Berpotensi Tsunami, Berpusat di Zona Megathrust
-
Gempa Terasa hingga Yogyakarta Selasa Malam Berpusat di Laut Sebelah Tenggara Pacitan
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan