Indotnesia - Beberapa waktu lalu,Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menegur merek minuman kekinian asal China Mixue.
Hal itu lantaran, ada terdapat pengaduan terkait pemasangan logo halal di sejumlah gerai Mixue.
"Kemarin diberikan teguran administratif karena menampilkan,” kata Direktur Utama LPPOM MUI Muti Arintawati seperti dikutip dari Suara.com.
Tak hanya itu, Muti mengatakan pihak LPPOM MUI segera bertindak melakukan pengecekan dan meminta klarifikasi Mixue.
Muti mengatakan, selama proses sertifikasi belum selesai, maka semua produk usaha belum bisa memasangkan logo halal. Menurutnya, hal itu dapat menyesatkan konsumen.
“MUI dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) langsung menegur pemilik Mixue untuk tidak memasang logo halal hingga proses sertifikasi selesai dilakukan,” lanjutnya.
Secara terpisah, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Aqil Irham mengkonfirmasi bahwa saat ini Mixue masih belum mengantongi sertifikat halal.
“Saat ini Mixue belum punya sertifikat halal, jadi jangan pasang logo Halal Indonesia di gerainya," ungkapnya seperti dikutip dari Antara pada (2/1/2023).
Sementara, Aqil menegaskan kalau logo dan dan label halal baru bisa dipasang saat suatu produk sudah memiliki sertifikat halal.
Baca Juga: Apa itu PPS? Berikut Tugas dan Wewenangnya Saat Pemilu
Diketahui, sebelumnya Mixue juga pernah terkena masalah terkait status kehalalan produk yang dipasarkannya. Kemudian pihak manajeman pun sudah mengkonfirmasi bahwa produk es krim kekinian itu sedang dalam proses sertifikasi.Hal itu juga sudah mendapat konfirmasi dari MUI serta BPJPH.
Aqil menginformasikan kalau pendaftaran sertifikasi halal Mixue yang sudah dilakukan sejak 13 November 2022 saat ini masih dalam proses.
"Saat ini prosesnya sudah masuk tahapan audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI,"
Untuk itu, Aqil meminta agar Mixe tidak memasang logo halal terlebih dahulu sebelum Ketetapan Halal dari Komisi Fatwa MUI keluar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal di Tengah Program Gentengisasi Pemerintah
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
5 Film Animasi Hollywood yang Siap Menghibur Penonton di Tahun 2026!
-
Panduan Merawat Mobil Hybrid Toyota Agar Aki Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran
-
Aksi Penyamaran di Sekolah: Mengikuti Keseruan The Man from Stone Creek