Indotnesia - Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis persentase penduduk miskin di Indonesia. Dari data tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi provinsi termiskin di Pulau Jawa.
Data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 9,57 persen atau sebanyak 26,26 juta orang.
Menurut Ketua BPS Margo Yuwono, angka tersebut meningkat sebanyak 0,03 persen dari pendataan pada Maret 2022. Akan tetapi, jumlah tersebut juga penurunan dari data September 2021, yaitu sebesar 0,14 persen.
“Pada September 2022, persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 9,57 persen. Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen poin dibanding Maret 2022 dan mengalami penurunan sebesar 0,14 persen poin jika dibandingkan September 2021,” ungkap Yuwono seperti dikutip dari Instagram @bps_statistics pada (16/1/2023).
Sementara tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Jawa dalam periode yang sama diduduki oleh DIY. Persentase penduduk miskin di Yogyakarta mencapai 11,49 persen atau sekitar 463 ribu orang.
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan persentase pada Maret 2022 yang tercatat 11,34 persen.
Dengan angka kemiskinan di atas rata-rata nasional itu (9,57 persen), Jogja jadi provinsi paling miskin di Jawa.
Disusul oleh Provinsi Jawa Tengah yang menduduki posisi kedua, dengan persentase angka kemiskinan mencapai 10, 98 persen.
Sementara, Provinsi Jawa Timur persentase kemiskinannya mencapai 10,49 persen dan di Jawa Barat angkanya jauh lebih kecil yaitu hanya sebesar 7,98 persen.
Baca Juga: Warung Tegal Glagahsari, Pionir Warteg di Jogja yang Jadi Obat Rindu Perantau Jakarta
Menurut Yuwono, pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 membuat tingkat kemiskinan di Indonesia masih belum membaik. Salah satu faktornya yaitu penyerapan tenaga kerja yang belum pulih.
"Hal ini salah satunya disebabkan oleh kondisi tenaga kerja, di mana belum sepenuhnya angkatan kerja mampu terserap di pasar kerja akibat pandemi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Lomba Sihir Meremajakan Melompat Lebih Tinggi dengan Nuansa Indie Pop
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Kapolres Perintahkan Tembak di Tempat Jika Begal Membahayakan
-
Rupiah Nyaris Rp18.000: Pasar Butuh Kebijakan, Bukan Teatrikal Senyuman
-
Jangan Sembarangan! Ini Cara Aman Menyimpan Gas Portable yang Sudah Dibuka
-
Ini Alasan Cabai Keriting Kurang Diminati di Gorontalo
-
4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat
-
Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar