Indotnesia - Kawasan Ranca Upas, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat dikenal sebagai daerah dataran rendah yang kaya akan keanekaragaman hayati, salah satunya sebagai tempat pelestarian bunga edelweis rawa.
Sayangnya, kelestarian edelweis rawa di Ranca Upas mengalami kerusakan setelah aksi rombongan motor trail melewati kawasan itu, pada Minggu (5/3/2023).
Sejumlah video acara motor trail tersebut hingga kini masih beredar di masyarakat dan viral di Twitter, pada Rabu (8/3/2023) hingga menyulut emosi sejumlah warganet yang mengaku geram melihat rombongan motor trail merusak area pelestarian bunga edelweis.
Selain itu, salah satu petani edelweis rawa bernama Mang Uprit juga mengungkapkan kemarahannya kepada pihak penyelenggara acara motor trail tersebut, karena telah membuat tanaman yang dipeliharanya itu rusak.
"Dampak dari acara tersebut rawa yang menjadi tempat tumbuhnya bunga Edelweis ini hancur. Menghijaukan kembali lokasi ini pun butuh waktu yang lama," ungkapnya dalam sebuah video yang diunggah di TikTok @mang_uprit_mangprang79.
Selain membutuhkan waktu tumbuh yang lama karena harus melakukan pengembangbiakan dari awal, edelweis rawa juga dikenal sebagai tanaman langka karena hanya dapat tumbuh di dua negara.
Untuk mengenal lebih jauh tentang edelweis rawa, simak penjelasannya di bawah ini.
Mengenal Edelweis Rawa Ranca Upas
Edelweis rawa atau juga dikenal sebagai bunga rawa memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan bunga edelweis.
Jika edelweis tumbuh di ketinggian, maka bunga edelweis rawa dapat hidup di rawa-rawa. Uniknya, tanaman ini hanya ada di dua negara, yaitu di Indonesia dan California, Amerika Serikat.
Baca Juga: Pemkot Jogja Gelar Ketoprak Nara Praja, Kampanyekan Gerakan Zero Sampah Anorganik
Di Indonesia, edelweis rawa hanya tumbuh di Danau Ciharus, Garut, Jawa Barat dan Ranca Upas, Bandung.
Sebelumnya, tanaman yang juga dikenal sebagai bunga abadi ini pernah tumbuh di daerah Kalimantan, tetapi sayangnya telah punah.
Oleh karena itu, status edelweis rawa yang langka membuat tanaman ini dilindungi dan tidak boleh dipetik sembarangan.
Karakteristik edelweis rawa memiliki tangkai yang panjang dengan daun mirip rumput. Saat mekar, bunga ini menampakkan mahkota berwarna putih. Sedangkan ketika belum mekar, mahkota bunga akan memiliki warna coklat.
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?