Setelah menikah dengan Bupati Garut, Raden Adipati Aria Wiratanudatar VII, Lasminingrat menghentikan aktivitas kepengarangannya lalu berkonsentrasi di bidang pendidikan bagi perempuan Sunda.
Pada 1913, Sakola Kautamaan Istri mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hinda Belanda dengan jumlah murid mencapai 200 orang.
Saat ini, bangunan sekolah yang didirikan Lasminingrat dipakai SMA Negeri 1 Garut yang terletak di sebelah timur alun-alun.
Dalam perjuangannya membangun pendidikan bagi kaum pribumi, Lasminingrat mendapatkan penghargaan dan kompensasi tetap bulanan selama mengajar dari pemerintah kolonial.
Pada masa pendudukan Jepang, Sakola Kautamaan Istri kemudian diganti nama menjadi Sekolah Rakyat (SR) dan mulai menerima murid laki-laki.
Sejak tahun 1950, SR berubah menjadi SDN Ranggalawe I dan IV dan di tahun 1990-an berubah lagi menjadi SDN Regol VII.
Hingga usia 80 tahun, Lasminingrat masih aktif, meski tidak langsung dalam dunia pendidikan. Ia meninggal pada 10 April 1948 di usia 94 tahun dan dikebumikan di belakang Masjid Agung Garut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
-
Daftar 12 Tim yang Lolos ke Grand Finals FFNS 2026 Fall di Yogyakarta
-
Neymar Menjalani Latihan Terpisah di New Jersey Pasca Cedera Panjang
-
Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua
-
Urutan Skincare Malam Skintific untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Praktis Cukup 3 Produk
-
Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi