Indotnesia - Perayaan Idulfitri memang menjadi momen bahagia karena keluarga besar berkumpul untuk saling bermaaf-maafan. Tapi bagi seorang ibu baru, mungkin ini juga akan berisiko bagi bayi mereka.
Pasalnya, tak jarang banyak orang menyentuh atau mencium bayi kita. Padahal sebagai seorang ibu, kita tidak tahu kondisi kesehatan orang lain yang mencium bayi kita.
Lalu, apakah mencium bayi bisa membuatnya sakit? Melansir Pediatrics East, mencium bayi memang nggak selalu menyebabkan infeksi paru-paru dan saluran pernapasan atau penyakit lainnya.
Tapi, mencium bayi bisa menyebarkan kuman yang bisa memicu penyakit karena sistem imun bayi baru lahir belum bisa melawannya. Apa saja risiko mencium bayi?
- Infeksi paru-paru dan saluran pernapasan atau RSV
- Reaksi alergi
- Penyakit tangan, kaki, dan mulut
- Lepuh demam
Nah, berikut langkah-langkah untuk menolak orang yang ingin mencium bayi kita, seperti dilansir dari Healthline:
Bilang “Mohon, jangan cium bayi saya”
Kalimat “Jangan cium bayi saya” mungkin terkesan akan menyakiti orang lain, tapi ini demi kepentingan kesehatan bayi kamu. Sebelum tamu datang, kamu bisa mengirim pesan kepada mereka untuk tidak mencium bayi.
Kalau ada yang mau gendong, setidaknya mereka harus menggunakan masker sebagai langkah pencegahan. Tapi terkadang kakek-nenek nggak sadar menurunkan masker mereka untuk mencium bayi.
Baca Juga: Pascainsiden Tembakan Mematikan, Alec Baldwin Kembali Syuting Film Rust
Jadi, kamu harus tegas dengan peraturan yang sudah dibuat.
Minta tamu untuk cuci tangan atau pakai hand sanitizer
Selalu sediakan hand sanitizer di ruang tamu dan meminta mereka untuk menggunakan. Lebih baik lagi, kalau mereka mau cuci tangan sebelum bersentuhan dengan bayi.
Nggak usah malu untuk meminta mereka untuk mencuci tangan lagi. Kalau kamu melihat seseorang bersin atau telah mengunjungi anak-anak lain, jangan sungkan untuk meminta mereka cuci tangan setiap berdekatan dengan bayimu.
Oke-oke saja untuk bilang nggak
Jangan sungkan untuk berkata tidak. Kalau ada yang memaksa untuk mencium bayimu, kamu berhak menolak karena kamu adalah orangtuanya. Beri pengertian kepada mereka tentang peraturan di dalam keluarga kecilmu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran 2026, Bulog Aceh Pasok 125 Ton SPHP
-
Masih Jawab 'Sama-sama'? Ini Balasan yang Lebih Tepat untuk Ucapan Minal Aidin wal Faizin
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam