Indotnesia - Tren video dengan gaya khas film-film karya Wes Anderson saat ini sedang viral di Instagram dan TikTok.
Sejumlah warganet membuat video dengan meniru gaya visual seperti dalam film The French Dispatch dan The Grand Budapest Hotel mulai dari komposisi simetris, subjudul dengan font tegas, hingga palet warna pastel.
Tren yang semakin berkembang membuat sejumlah orang penasaran dengan siapa Wes Anderson.
Meski banyak orang mengetahui sejumlah karyanya, nama Wes Anderson masih terdengar asing bagi sebagian orang terutama karya-karyanya.
Untuk kamu yang penasaran dengan sosok Wes Anderson, berikut profil lengkap dan daftar karya film ciptaannya.
Profil Wes Anderson
Wes Anderson memiliki nama lengkap Wesley Wales Anderson yang lahir Houston, Texas, Amerika Serikat pada 1 Mei 1969.
Anderson dikenal sebagai seorang pembuat film Amerika yang memiliki ciri khas karya eksentrik dan gaya visual serta naratifnya yang unik.
Karya film dari alumni Sekolah St. John di Houston ini biasanya mengusung tentang berbagai tema kesedihan, kehilangan kepolosan hingga keluarga disfungsional.
Ketertarikannya terhadap dunia film telah ditekuninya sejak masa kuliah dengan menjadi pekerja paruh waktu sebagai proyektor bioskop saat menghadiri University of Texas di Austin.
Baca Juga: Mengenang David Jacobs, Atlet Para Tenis Meja yang Meninggal Dunia
Ia kemudian lulus dengan gelar Bachelor of Arts dengan jurusan filsafat pada tahun 1991.
Karya film pertama Wes Anderson dibuat pada tahun 1996 berjudul Bottle Rocket yang mengisahkan tentang kejahatan kriminal sekelompok pemuda Texas dalam mewujudkan perampokan besar.
Di tahun 1998, ia merilis karya film berikutnya berjudul Rushmore yang mengisahkan tentang sebuah komedi untuk tentang siswa sekolah menengah yang menyukai seorang guru sekolah dasar.
Berkat film tersebut, Anderson memenangkan penghargaan sebagai Sutradara Terbaik dalam Independent Spirit Awards 1999.
Bahkan, sejak dirilis film Rushmore memperoleh status kultus hingga pada tahun 2016 terpilih sebagai film yang disimpan di Pendaftaran Film Nasional Amerika Serikat oleh Perpustakaan Kongres.
Sepanjang karier, karya sutradara berusia 53 tahun ini telah masuk dalam kategori sebagai postmodern, karena memiliki perhatian yang nostalgia terhadap detail hingga kecintaannya pada karakter eksentrik dengan identitas seksual kompleks.
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan