Indotnesia - Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air, pemeran Ikal dalam film Laskar Pelangi, Zulfani Pasha diamankan oleh pihak kepolisian setempat setelah melakukan tindak pidana penipuan dan tabrak lari, Sabtu (29/4/2023).
Selain itu, mantan artis cilik tersebut juga diketahui membawa senjata tajam dan mengancam korban yang ditipunya bersama empat rekan lain.
Populer dikenal sebagai Ikal Laskar Pelangi, Zulfani merupakan aktor asal Bangka Belitung yang telah memulai karier sejak tahun 2008.
Penasaran dengan profil dan jejak karier Zulfani Pasha? Simak selengkapnya di bawah ini.
Zulfani Pasha atau populer dikenal sebagai Ikal Laskar Pelangi adalah aktor Indonesia kelahiran Bangka Belitung, pada 7 Juni 1996.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini memulai debut akting dengan berperan sebagai Ikal dalam film Laskar Pelangi di tahun 2008.
Penampilannya yang berambut ikal dalam film tersebut membuatnya semakin populer dan hingga kini masih terkenang.
Bahkan, ia dipercaya untuk kembali membintangi dua film sekuel Laskar Pelangi lainnya, yaitu Sang Pemimpi (2009) dan Laskar Pelangi 2: Edensor (2013).
Baca Juga: Kapan Only Murders in The Building Season 3 Bakal Tayang? Ini Bocorannya
Lewat perannya sebagai Ikal dalam film Laskar Pelangi, Zulfani Pasha pada 2009 sempat masuk dalam nominasi Aktor Pendatang Baru Terbaik dan meraih penghargaan sebagai Aktor Pendatang Baru Terfavorit dari Indonesian Movie Actors Awards.
Setelah sukses berakting di dalam film Laskar Pelangi, karier Zulfani justru meredup dan namanya tidak lagi populer saat ia berperan sebagai Ikal.
Meski begitu, pria berusia 26 tahun ini lebih aktif terlibat dibalik layar produksi, salah satunya pernah terlibat dalam proyek produksi film A Man Called Ahok.
Alumni jurusan Film Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini juga sempat bermain dalam serial web di tahun 2019 berjudul Negeri 5 Menara sebagai Iskandar.
Sedangkan akting terakhirnya, bermain dalam serial web Drama Ratu Drama pada 2022 sebagai Sabar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda