Indotnesia - Warga Twitter sedang ramai membicarakan eksistensi Rotiboy dan Roti O yang kerap menghiasi gerai makanan di bandara dan stasiun. Fakta menariknya, Rotiboy bukanlah produk asli Indonesia, melainkan berasal dari Malaysia.
Melansir Astroawani, aroma khas dari Rotiboy yang baru dipanggang mampu memikat orang yang wara-wiri di bandara dan stasiun. Roti ini didirikan oleh seorang pria bernama Hiro Tan pada April 1998 di Bukit Mertajam, Penang.
Hiro Tan sebelumnya pernah bekerja sebagai agen asuransi manajer airline station, dan guru, bahkan pernah mencoba peruntungan di budidaya jamur sebelum memulai bisnis Rotiboy.
Dari berbagai profesi yang ia lakukan, Hiro tidak mencapai banyak kesuksesan tapi memperoleh pelajaran berharga.
Banyak orang menyangka Rotiboy merupakan roti dari Meksiko karena krim kopi yang meleleh sehingga terlihat seperti topi sombrero.
Rotiboy Bakeshoppe awalnya merupakan toko roti lokal hingga tiga tahun kemudian, Hiro Tan memutuskan memindahkan perusahaan ke Lembah Klang untuk ekspansi.
Bisnis roti ini seakan telah mengalir di darah Hiro Tan, apalagi dengan bantuan ayahnya untuk menguleni, membentuk, memanggang, dan mengirimkan pesanan sehingga menjadi bagian dari bisnis keluarga.
“Memulai Rotiboy memang sangat sulit pada awalnya, tapi niat saya memang selalu untuk membangun dan mengembangkan sesuatu,” ujarnya.
Ada terobosan besar yang dilakukan Hiro Tan, yakni memanggang roti di tempat dan menggunakan kantong kertas.
Baca Juga: Dear Orangtua, Begini Cara Mendidik Anak agar Nggak Jadi Pelaku Bullying
“Kami menggunakan kantong kertas karena kita nggak bisa memasukkan roti ke dalam kantong plastik jika masih hangat,” katanya.
Bagian luar dengan rasa kopi yang renyah dan tengahnya mentega , roti ini telah menjadi produk khas di Malaysia membantu membuka jalan bagi ekspansi perusahaan ke luar negeri, termasuk Indonesia.
“Kami bahkan buka di Irak, bisakah kamu percaya?” kata Hiro Tan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Eks Waka PPATK Desak Tim 9 Usut Asal-usul Emas 74 Kg Milik Febrie Adriansyah
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya
-
Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur
-
6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon