Indotnesia - Istilah playing victim saat ini semakin populer dan seringkali digunakan di media sosial, terutama karena kesadaran akan kesehatan mental yang makin tinggi.
Playing victim seringkali dikaitkan dengan kesehatan mental karena istilah tersebut merujuk pada perilaku negatif.
Untuk lebih memahami tentang apa itu playing victim dan ciri-cirinya, simak penjelasannya di bawah ini.
Apa Itu Playing Victim?
Playing victim adalah perilaku seseorang yang dengan sengaja atau tidak sadar mencoba untuk menyalahkan keadaan atau orang lain atas sikap yang dilakukannya.
Seseorang yang melakukan playing victim kepada orang lain sering merasa menjadi korban dan mencari simpati, perhatian, dan dukungan untuk menghindari tanggung jawab pribadi atas masalah yang dilakukannya.
Biasanya, pelaku playing victim juga akan melakukan teknik manipulasi seperti menyangkal, menyalahkan, dan mengajak orang lain.
Perilaku ini sering terjadi dalam hubungan pertemanan, keluarga, pekerjaan, maupun percintaan.
Baca Juga: Lirik Lagu Biar Menjadi Kenangan, Karya Kolaborasi Raisa dan Ahmad Dhani
1. Menghindari tanggung jawab
Pelaku playing victim akan cenderung menghindari tanggung jawab atas tindakan atau keputusan mereka sendiri.
Mereka menyalahkan orang lain atau faktor eksternal untuk masalah yang dihadapi dengan mengabaikan peran mereka sebagai penyebab dari masalah yang ditimbulkan.
2. Pembebanan kesalahan
Mereka cenderung membebankan kesalahan dan tanggung jawab kepada orang lain dengan merasa menjadi korban.
Pelaku playing victim akan merasa bahwa mereka selalu menjadi sasaran atau tidak adil diperlakukan, tanpa melihat bahwa masalah tersebut berasal dari dirinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
-
Investasi Tanpa Modal? BRI Tawarkan 'Modal Awal' Gratis Lewat BRImo
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu
-
Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya
-
Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Dendam di Balik Aib yang Terbongkar: Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri karena Sakit Hati
-
Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?