Indotnesia - Baru-baru ini heboh soal empat orang anak yang ditemukan selamat setelah hilang di Hutan Amazon selama 40 hari. Paling besar berusia 13 tahun dan ada yang masih 12 bulan.
Meski diselamatkan dalam kondisi lemas, tapi kok bisa mereka bertahan selama itu? Padahal Hutan Amazon dikenal sebagai hutan liar yang penuh dengan binatang predator.
Melanair Instagram @mountnesia, mereka adalah anak-anak dari Komunitaa Pribumi di Kolombia. Saat itu empat bersaudara itu bersama orang tua dan rombongannya sedang mengundara dari Araracuara di Provinsi Amazonas menuju San Jose del Guaviare, Provinsi Guaviare.
Namun, pesawat tersebut mengalami kecelakaan. Pilot pesawat dan orang tua mereka meninggal dunia. Sementaea menurut radar satelit, sinyal keempat anak itu masih ada.
Tim penyelamat pun melakukan pencarian dan menemukan sejumlah bukti kehidupan mereka, seperti ditemukan botol susu, buah yang telah dimakan, dan tempat berlindung.
Hingga kemudian keempat bersaudara tersebut ditemukan dalam keadaan lemas. Mereka menceritakan bertahan hidup di Hutan Amazon dengan memakan tepung yang ditemukan di bangkai pesawat.
Beruntungnya, anak-anak itu memiliki pengetahuan tentang cara bertahan hidup di hutan. Mereka juga memahami apa yang bisa dimakan dan apa yang tidak, seperti biji-bijian, akar atau tanaman. Selain itu juga tahu bagaimana cara menemukan air untuk diminum.
Dari pengalaman mereka dapat disadari kalau memiliki pengetahuan bertahan hidup itu penting diketahui. Apalagi jika terjadi suatu insiden buruk yang menimpa.
Melansir laman Survivenature.com, ada 13 cara bertahan hidup di hutan.
Baca Juga: Tips Menjadi YouTuber Penghasilan Terbanyak dengan Modal HP
1. Berhenti dan berpikir.
2. Kembali menelusuri langkahmu.
3. Gunakan ponsel atau alat komunikasi secara maksimal.
4. Tinggalkan tanda saat berpindah-pindah.
5. Berteriak memanggil pertolongan.
6. Temukan sumber air untuk diminum (air hujan, danau, sungai, kali, dsb).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Hearts2Hearts Rayakan Manisnya Kebersamaan di Lagu Comeback, Lemon Tang
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara
-
Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam