Indotnesia - Jelang liburan sekolah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan diskon bagi para pelanggan yang ingin melakukan perjalanan. Terkait hal itu, apa saja sih syarat dan ketentuannya?
Mengangkat tema Promo ANTI JAIM Kejutan Trip Juni Asyik Melimpah, PT KAI memberikan potongan harga hingga 25 persen. Promo ini memberikan kesempatan pada pelanggan mengisi 18.680 kursi kereta untuk 35 rute perjalanan.
“Biar liburan sekolah semester ini makin berkesan, Railmin kasih Promo Anti Jaim nih buat kalian! Promo Kejutan Trip Juni Asyik Melimpah, menawarkan 18.680 kursi pada 35 perjalanan KA ke berbagai kota dan destinasi wisata,” seperti dikuti dari Instagram @KAI121.
Potongan harga tiket KAI, berlaku bagi armada kereta komersial jenis ekonomi, bisnis, dan eksekutif.
Sementara, periode pemesanan tiket sudah bisa dilakukan mulai hari ini, yaitu 21-24 Juni 2023 yang berlaku untuk perjalanan 25 Juni - 9 Juli 2023.
“Periode pemesanan Promo Anti Jaim ini berlangsung pada 21-24 Juni 2023, untuk tanggal keberangkatan KA 25 Juni-9 Juli 2023.”
Sebelum melakukan pemesanan, yuk cek syarat dan ketentuan promo ANTI JAIM berikut ini.
1. Pembelian dapat dilakukan di semua channel penjualan internal dan eksternal.
2. Periode pemesanan tanggal 21 s.d 24 Juni 2023.
Baca Juga: Nglangeran Jadi Desa Wisata Terbaik Dunia Versi UNWTO, Udah Pernah ke Sini?
3. Keberangkatan tanggal 25 Juni s.d 9 Juli 2023
4. Berlaku untuk kereta api komersial jarak jauh dan menengah. Tidak berlaku untuk kereta luxury, panoramic, dan kereta wisata lainnya.
5. Diskon program up to 25 persen.
6. Tiket promo dapat dibatalkan, ubah jadwal, dan tidak berlaku tarif reduksi
7. Selama tempat duduk masih ada, promo masih tersedia.
Selain itu, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, website:kai.id, call center 121, dan mitra resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.
Sementara, daftar kerata yang masuk dalam periode promo ANTI JAIM dapat dicek pada akun resmi KAI121.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi