Indotnesia - Selain terkenal karena kebudayaannya, Yogyakarta juga banyak mengenalkan bidang pariwisata, salah satunya Desa Nglanggeran, Gunungkidul.
Bahkan, Nglangeran menjadi Desa Wisata Terbaik Dunia versi United Nations World Tourism Organization (UNWTO). Hal itu disampaikan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno.
"Hari ini di Kamboja, saya merasa sangat bangga bisa mewakili Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta yang menerima penghargaan Desa Wisata Terbaik di Dunia oleh UNWTO (United Nations World Tourism Organization)," tulis Sandiaga Uno seperti dikutip dari Instagram pribadinya.
Atas penghargaan tersebut, Menteri Pariwisata RI merasa bangga dan turut mengapresiasinya.
"Saya merasa sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini yang merupakan hasil dari upaya kita semua," lanjutnnya.
Dia mengatakan, jika masuknya wisata Indonesia dalam daftar wisata terbaik dunia dapat mempercepat kebangkitan ekonomi Tanah Air. Selain itu, menurutnya prestasi ini juga dapat membuka lowongan pekerjaan menjadi lebih luas lagi.
Selain itu, dia juga berharap pencapaian yang diterima Desa Nglanggeran dapat menginspirasi desa wisata Indonesia lainnya.
"Saya sangat optimis. Ini akan menjadi inspirasi bagi 4.500 desa wisata lainnya di Indonesia untuk mengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan warisan budaya yang kita miliki," tutupnya.
Nglanggeran merupakan desa wisata yang terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Selain nama desa, Nglanggeran juga menjadi nama Gunung Api Purba di sana.
Baca Juga: Wisata Religi: Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Masjid Tertua dengan Arsitektur Hindu
Desa Wisata Nglanggeran mengunggulkan ekosistem pariwisata. Selain itu, penduduk setempat dan pengelola wisata menggembangkan potensi alam yang ada di sana dengan konsep konservasi, geowisata, dan pendidikan, dan budaya.
Atas potensi-potensi yang dimiliki Nglanggeran itulah, membuatnya berhasil mewakilkan Indonesia dalam ajang Desa Wisata Terbaik Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas