/
Senin, 26 Juni 2023 | 10:03 WIB
Niat puasa sebelum Idul Adha. (Freepik/garakta_studio)

Indotnesia - Hari Raya Idul Adha 2023 akan berlangsung pada Rabu, 28 Juni 2023. Sebelum itu, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah dua hari sebelum Idul Adha yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah.

Dalam kalender hijriah, puasa Tarwiyah dilakukan pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah dikerjakan pada 9 Dzulhijjah atau biasa disebut hari Arafah sebagai puncak ibadah haji.

Kedua puasa sunnah tersebut dianjurkan untuk dilakukan karena memiliki keutamaan untuk menghapus dosa, seperti sabda Rasulullah yang diriwayatkan dalam hadits muslim, yaitu:

"Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharam) menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim no. 1162)

Untuk puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah tahun 2023 berlangsung pada hari ini, Senin (26/6/2023).

Adapun keutamaan bagi umat Muslim yang berpuasa pada hari ini saat hari Tarwiyah akan mendapatkan pahala seperti ketika Nabi Ayub mengalami musibah.

"Barangsiapa yang berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayub alaihissalam atas musibahnya. Barangsiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa alaihissalam." (Riwayat Abu Hurairah dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais)

Niat Puasa Tarwiyah

Nawaitu shouma tarwiyyata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Baca Juga: Hari Vitiligo Sedunia, Bisakah Vitiligo Disembuhkan?

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Sedangkan untuk puasa hari Arafah 9 Dzulhijjah tahun 2023 akan berlangsung pada hari Selasa (27/6/2023).

Puasa ini dilakukan bersamaan dengan para jemaah haji yang melakukan wukuf di Padang.

Niat Puasa Arafah

Nawaitu shouma 'arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Artinya : "Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Ta'ala."

Load More