/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:24 WIB
Amalan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. (Freepik/garakta_studio)

Indotnesia - Hari Raya Kurban akan segera tiba. Selain menunggu keputusan libur Idul Adha 2023, ada baiknya menyiapkan amalan sunnah untuk menyambutnya. 

Ada 2 amalan puasa sunnah yang bisa dilakukan menjelang Idul Adha tiba, yaitu Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yakni tanggal 8 Dzulhijjah atau dua hari menjelang hari Idul Adha. Sementara Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada hari arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum hari Idul Adha. 

Kedua puasa sunnah tersebut sangat dianjurkan pengamalannya karena memiliki banyak keutamaan

Puasa Tarwiyah

Keutamaan puasa Tarwiyah seperti diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rosulullah bersabda:

  : ! :    

"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah, daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya : 'Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah, 'Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian kembali tanpa membawa apa-apa." (HR Bukhari). 

Niat Puasa Tarwiyah

Baca Juga: Dianjurkan untuk Dilakukan, Berikut Keutamaan Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Tarwiyah bisa dilakukan sejak malamnya sampai sebelum fajar subuh. Namun, bagi yang lupa meniatkan sampai setelah fajar, niat bisa dilakukan sampai sebelum waktu dhuhur tiba, apabila belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. 

"Nawaitu souma ghodin 'an adai sunnati yaumit tariwiyati lillahi ta'ala. "

"Saya berniat puasa besok untuk melaksanakan kesunahan hari Tarwiyah karena Allah."

Puasa Sunnah Arafah

Keutamaan Puasa Arafah sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Qatadah rahimahullah, Rasulullah bersabda: 

"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas" (HR Muslim).

Load More