3. Penyalahgunaan zat
4. Ketertatikan pada pedofilia
5. Mengalami pelecehan seksual semasa kecil
6. Fantasi seksual masa kecil
6. Paparan pornografi
Orang yang mengalami ganguan eksibisionis biasanya tidak mau mencari pengobatan atau mengobatinya sendiri jika tidak mendapat paksaan. Oleh karena itu, dukungan orang terdekat sangat diperlukan untuk membantunya menerima perawatan dini yang mencakup psikoterapi dan pengobatan.
Perawatan terapeutik
Menurut penelitian, perawatan terapeutik bisa efektif dalam mengobati gangguan eksibisionistik. Metode ini yaitu dengan memberi individu alat untuk mengendalikan impuls mereka dan menemukan cara lain untuk mengatasi dorongan mereka daripada menunjukkan alat kelamin kepada orang lain.
Baca Juga: Kolaborasi McDonald's x NewJeans, Cek Syarat dan Ketentuan Dapat Merchandisenya
Terapi perilaku kognitif
Terapi ini membantu penderita untuk mengidentifikasi pemicu yang menyebabkan dorongan mereka dan kemudian mengelola dorongan ini dengan cara yang lebih sehat.
Pendekatan psikoterapi
Psikoterapi yang bisa dilakukan, seperti pelatihan relaksasi, pelatihan empati, pelatihan keterampilan mengatasi, dan restrukturisasi kognitif (mengidentifikasi dan mengubah pikiran yang mengarah pada eksibisionisme).
Pengobatan
Obat-obatan yang dapat membantu mengobati gangguan eksibisionistik yaitu obat penghambat hormon seksual. Obat ini juga berdampak menurunkan hasrat seksual penggunanya. Selain itu, ada juga beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi depresi dan gangguan mood lainnya, seperti SSRI, juga dapat mengurangi hasrat seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro
-
Gasak Rp243 Juta Modus Gembos Ban, Sindikat Pencuri di Yogyakarta Diringkus
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kabar Terbaru Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Pengadilan Buka Suara soal Isu Cerai
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya