Indotnesia - Hari ini Google merayakan Hari Ulang Tahun ke-25. Momen ini dijadikan sebagai waktu untuk merenungi awal mula berdirinya Google.
“Doodle hari ini merayakan tahun ke-25 Google. Meskipun kami di Google berorientasi pada masa depan, ulang tahun juga bisa menjadi waktu untuk merenung. Mari kita menelusuri jalan kenangan untuk mengetahui bagaimana kita dilahirkan 25 tahun yang lalu…” seperti dikutip dari Google.
Tampilan Google Doodle hari ini, Rabu (27/9/2023) begitu istimewa. Secara bergantian dia menampilkan logo Google dari masa ke masa. Ditandai dengan munculnya perubahan tulisan dari ‘Google’ menjadi ‘G25gle’ sebagai penggambaran perayaan hari jadi teknologi mesin pencari asal Amerika Serikat yang ke-25.
“Banyak yang telah berubah sejak tahun 1998 — termasuk logo kami seperti yang terlihat pada Doodle hari ini — namun misinya tetap sama: mengatur informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses dan berguna secara universal.”
Tak hanya itu, Ulang Tahun ke-25 Google juga dimeriahkan elemen taburan confetti yang muncul saat kita mengklik tanda Google. Selain itu, di HUT ke-25 ini, Google ingin merenungu bagaimana pertama kali ia didirikan.
Pada tanggal 27 September 1998, Google Inc. resmi terlahir. Bermula dari takdir dan keberuntungan dua orang mahasiswa doktoral Program Ilmu Komputer Universitas Stanford, Sergey Brin dan Larry Page.
Dia akhir tahun 90-an, mereka menyadari bahwa mereka memiliki visi yang sama di bidang teknologi, yaitu menjadikan World Wide Web sebagai tempat yang lebih mudah diakses.
Atas dasar itulah, Sergey Brin dan Larry Page terus bekerja dan melakukan percobaan untuk mewujudkan mimpinya membuat prototipe mesin pencari yang andal.
Hingga delapan tahun kemudian, ketika kerja kerasnya di proyek tersebut telah mencapai kemajuan, mereka memutuskan untuk mulai beroperasi di sebuah garasi sewaan.
Baca Juga: Wah, Danau Toba Jadi Google Doodle Hari Ini, Peringatan Status Global Geopark UNESCO
Saat ini, mesin pencari yang diciptakan mereka telah digunakan oleh Miliaran orang dari seluruh dunia untuk menelusuri, terhubung, bekerja, bermain, dan masih banyak lagi. Mesin pencari raksasa itu, bernama Google.
“Terima kasih telah berkembang bersama kami selama 25 tahun terakhir. Kami tidak sabar untuk melihat ke mana masa depan membawa kami bersama-sama.”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV
-
Crystal Palace Menang Telak 3-0, Oliver Glasner Puji Performa Fantastis Timnya
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Respons Pelatih Persija Usai Shayne Pattynama Dikritik Tajam Bung Binder
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc