Suara Joglo - Sejumlah partai politik telah mengerucutkan nama-nama tokoh yang menurut mereka cocok dan layak diusung maju sebagai calon presiden pada 2014 nanti.
Ketika NasDem memutuskan mendukung Anies Baswedan, Gerindra telah memutuskan mengusung Prabowo Subianto. Sedangkan PKB menjual ketua umumnya Muhaimin Iskandar.
Sedangkan terbaru PAN memutuskan bakal mengusung Gubernur Jawa Tengah ( Jateng ) Ganjar Pranowo. Hal ini tegaskan langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).
Ia menyebutkan hampir semua kader PAN mengusulkan agar mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024.
"Memang hampir semua wilayah begitu suaranya (mengusulkan agar PAN mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden)," katanya usai menghadiri acara bersama kader PAN se-Jawa Tengah di Semarang, Jumat (02/12/2022).
Dirinya juga menerima masukan dari kader PAN di Jawa Tengah yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
"Jawa Tengah sudah memutuskan satu nama, Pak Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi calon presiden dan wakil presiden yang disampaikan kepada DPP tadi," ujarnya.
Terkait dengan masukan dan usulan mengusung Ganjar Pranowo tersebut, Zulhas akan membawanya untuk didiskusikan bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Apalagi, lanjut dia, PAN harus berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk mengusung capres/cawapres.
"Nanti ada Golkar mengusulkan, PAN mengusulkan, dan PPP mengusulkan, kita berembuk. Soalnya saya yang umumkan gak cukup dan gak bisa, makanya nanti berunding dengan KIB, nanti KIB nambah lagi. Prosesnya gitu karena ada syarat 20 persen," kata Zulhas.
Disinggung soal kehadiran Erick Thohir disinyalir menjadi pilihan calon wakil presiden, Zulhas mengaku sudah nyantol dengan Menteri BUMN.
"Udah hari-hari sama saya gimana. Paling kuat gak, paling nyantol istilahnya," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan bahwa deklarasi dukungan yang muncul dari PAN Jateng harus dihormati dan pasti antarpartai akan berkomunikasi.
"Itu kan keputusan dari institusi ya terima kasih, pasti antarpartai akan berbicara. Ya masing-masing ada aturannya tentu kita hormati," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Pesanan Taipan? Rekam Jejak 'Garang' Ganjar dan Erick Thohir Jika Duet Capres-Cawapres
-
Zulhas: Duet Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Favorit Seluruh Kader PAN
-
Tak Mau Bicara Soal Pencalonan, Ganjar Serukan Jaga Persatuan ke Kader PAN: Siapapun yang Menang, Kita Salaman
-
Zulkifli Hasan Sebut Hampir Semua Kader di Wilayah Usulkan PAN Capreskan Ganjar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas