Suara Joglo - Kecelakaan tragis kembali terjadi. Sebuah bus wisatawan asal Kota Semarang Jawa Tengah terperosok lalu terjun ke dalam jurang di wilayah Kabupaten Magetan Jawa Timur ( Jatim ).
Dalam peristiwa itu sejumlah orang dikabarkan meninggal dunia, termasuk sopir bus. Seluruh korban sudah dievakuasi dari lokasi kejadian perkara. Peristiwa ini terjadi kemarin, Minggu (04/12/2022).
Berikut ini fakta-fakta kecelakaan tragis tersebut:
1. Bus mengangkut 52 penumpang
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan dalam keterangan tertulis menuturkan untuk jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 50 orang, ditambah kru bus 2, sehingga total 52 orang.
"Korban meninggal di TKP 7 termasuk sopir. 4 laki laki dan 3 perempuan. Luka luka sebanyak 32 orang terdiri dari 17 laki laki, 12 perempuan dewasa dan 2 anak anak," kata Muhammad Ridwan dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com.
Kecelakaan sendiri terjadi di jalur Karanganyar-Magetan, Minggu (4/12/2022). Seluruh korban merupakan rombongan wisata dari Kota Semarang yang hendak menuju sejumlah lokasi wisata di Jatim.
2. Tujuh orang meninggal dunia
Kecelakaan tersebut menewaskan tujuh orang. Enam di antaranya merupakan warga RT5/ RW 2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang.
Baca Juga: Dipastikan Tidak Naik Hingga 2024, Simak Jumlah Iuran BPJS Terkini
Bus pariwisata warga Manyaran Semarang itu bernama PO Semeru Putra nopol H 1470 AG diketahui masuk jurang sedalam 20 meter di jalan tembus Sarangan Magetan tepatnya tikungan atas Lawu Greend Forest (LGF).
Mengutip dari data relawan inilah identitas warga Manyaran yang jadi korban dalam kecelakaan ini. Adapun identitas tujuh korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut, yakni Muhammad Barliyan (52) sang sopir warga Kemijen, Semarang Timur.
Sedangkan enam korban lainnya, yakni Kabul (62), Wachid (58), Sutarjo (56) dan Wirti Suci Raharti (49), Sukini, dan Sumiati diketahui merupakan warga Kelurahan Manyaran, Semarang Barat.
3. Meninggal di TKP
Tujuh jasad korban bus pariwisata yang kecelakaan masuk jurang di Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim) langsung dibawa pulang ke Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu (4/12/2022) malam sekira jam 19.40 WIB.
Mereka diangkut dengan menggunakan tujuh unit ambulans. Ke-7 korban ini meningal di lokasi kejadian perkara (TKP). Jenazah tersebut dilepas langsung Bupati Magetan Suprawoto beserta jajaran pimpinan kabupaten dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan.
Berita Terkait
-
Identitas Lengkap Warga Semarang Korban Tewas Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Magetan
-
Tewaskan 7 Orang, Ini Kronologi Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Magetan
-
Kabar Duka! Enam Warga Semarang Jadi Korban Tewas Kecelakaan Bus di Magetan
-
Kecelakaan Jip Wisata Akibatkan Penumpang Tewas, DPRD Bantul Minta Evaluasi Sopir dan Rutenya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG
-
Kejutan Lebaran dari KAI, Naik LRT Jabodebek Hanya Rp1
-
Apakah Salat Idulfitri Harus Berjamaah?
-
LIVE STREAMING! Sidang Isbat Penentuan Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Warga Karawang Catat! Ini 5 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Besok, Jumat 20 Maret 2026
-
Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya
-
Tarif LRT Jabodetabek Cuma Rp1 Selama H1 dan H2 Lebaran 2026
-
Takbiran Bareng Nyepi, Habib Jafar Ingatkan Toleransi Bagian Ajaran Islam
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas