"Jangan potong dulu," tegas hakim.
"Maaf yang mulia," ujar Ricky.
"Kamu berkorban mengorbankan masa depan anak-anakmu sampai hari ini kamu masih nutupin, seolah-olah saya percaya cerita kamu, dari tadi saya diemin aja cerita kamu,"
"Saya tahu kapan kamu bohong atau ngga. cerita kamu ngga masuk di akal semua. CCTV itu lho jelas bukti CCTV, bagaimana kamu bercerita seperti itu, tapi di sisi lain, ketika diperiksa di Provos bisa cerita secara detil apa yang terjadi,"
"Bentar jangan dibantah dulu. Coba ingetlah kamu anak istrimu, mereka berdoa agar kamu dapat keringanan, tapi dengan kamu seperti ini, kamu mencoba untuk mengaburkan peristiwa itu,"
"Yang saya ingetkan bahwa saya tidak butuh pengakuan saudara, karena kasus ini bisa sampai ke proses persidangan ini karena pengakuan Eliezer. Kamu ga sayang sama anak istrimu?"
"Kamu menutupi segala sesuatu yang sudah terjadi masih juga kamu tutupi di persidangan ini. Kalau kamu bisa bercerita begitu bagaimana saudara bisa bercerita di depan Provos skenario seperti itu, bahwa saudara menghindar ketika Richard tembak menembak dengan Brigadir J dengan terangnya oleh saksi dari temen-temen Polres Jakarta Selatan kemarin. Paham?
"Iya yang mulia," jawab Ricky.
Dalam keterangan sebelum hakim marah, Ricky Rizal mengaku kaget saat Bharada E atau Richard Eliezer menekan pelatuk senapan di hari kematian Brigadir J, Jumat 8 Juli 2022 lalu. Dia jug mengaku sempat takut usai melihat penembakan terjadi.
Baca Juga: Mabes Polri Respons Nyanyian Aipda Aksan, Tiga Polres di Sulsel Diperiksa
Ricky dan Yosua yang sama-sama berada di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga diminta masuk oleh Kuat Maruf. Saat itu, Kuat mengatakan jika keduanya dipanggil masuk oleh Ferdy Sambo, eks Kadiv Propam Polri.
"Om-om dipanggil Bapak. Om Ricky sama Om Yosua dipanggil Bapak," kata Kuat Maruf.
Ricky lantas bergegas ke arah Yosua. "Bro, dipanggil Bapak," kata Ricky.
Kemudian, Yosua masuk lebih dulu ke arah dapur di rumah dinas Duren Tiga dengab diikuti sosok Kuat. Jeda beberapa saat, Ricky baru ikut masuk.
Tiba di dalam Ricky sudah mendapati ada sosok Ferdy Sambo dan Richard, juga Kuat. Posisinya, Kuat berada di belakang Ferdy Sambo.
"Ada apa Pak? Ada apa Pak?" kata Yosua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
28 Kode Redeem FC Mobile 1 April 2026, Amankan Hadiah Spesial dan Kunci Jawaban Kuis Level Susah
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?