Prabowo Subianto curhat mengenai kekalahannya di Pilpres 2019 lalu di hadapan Cak Nun kala memberi sambutan di Mojokerto, Jawa Timur.
Dikutip dari Channel YouTube GerindraTV, Prabowo Subianto kala memberikan sambutan di hadapan Cak Nun dan jamaahnya di Mojokerto sempat menyampaikan sejumlah hal termasuk ketika ia kalah dalam kontestasi Pilpres 2019 lalu.
"Dulu saya saudara tahu kan, saya rivalnya Pak Jokowi, bener? Gini-gini saya calon presiden dulu," ucapnya disambut sorak jamaah.
"Aku calon Presiden tapi ngga jadi. Tapi lumayan, menteri Pertahanan sekarang," lanjutnya.
Lebih jauh Ketua Dewan Penasehat dan Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian berkisah perihal keputusannya menerima tawaran Jokowi bergabung dalam kabinet, meskipun pengalamannya disangsikan sejumlah pihak.
Namun Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menegaskan, masyarakat Indonesia sangat menjunjung tinggi gotong royong demi kemajuan negara.
"Karena bangsa Indonesia adalah mengutamakan kekeluargaan. Tidak penting siapa nomor satu, siapa nomor dua, yang penting semua yang menerima amanah dari rakyat harus bekerja, berjuang untuk rakyat," ungkap Prabowo dengan berapi-api.
Sebelumnya, Prabowo pun sempat memuji pemerintahan di bawah Jokowi yang tegas terutama terhadap dunia internasional.
"Mereka (internasional) memaksakan pemerintah kita harus jual bahan baku kita, gelondongan, ke sana. Pemerintah yang dipimpin Pak Jokowi, saya sangat mendukung," ujar Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Istri yang Dibakar Suami di Paluta Meninggal Dunia
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi