Ekonom Rizal Ramli komentari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memberikan wawasannya soal peluang besar Indonesia menjadi negera Adidaya.
Sebelumnya Ganjar Pranowo mengunggah sebuah video di akun twitternya @ganjarpranowo yang menyebut Indonesia berpeluang menjadi negara besar dan adidaya.
"Peluang besar kita miliki saat ini untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara adidaya. Targetnya, pada peringatan satu abad kemerdekaan yaitu pada tahun 2045 Indonesia masuk dalam 5 besar sebagai negara dengan perekonomian terkuat di dunia," tulis Ganjar dikutip pada Rabu (28/12/2022).
Namun unggahan Ganjar itu ternyata mendapatkan persepsi negatif dari netizen dengan akun @BosPurwa.
"Katanya bakal capres, postingan sudah 16 jam, cita-citanya teramat besar dan mulia yaitu mewujudkan Indonesia menjadi negara ADIDAYA, tapi kok sepi peminat? Why? Adakah yang slah dengan cita-citanya?" tulis netizen tersebut.
Melihat cuitan itu, Rizal Ramli pun bereaksi. Ia turut memberikan komentar negatif terhadap Ganjar Pranowo.
"Ngomong opo toh ?? Isonya rhetoric dan tik-tok kan doang," tulisnya Rizal Ramli.
Ia malah meminta Ganjar fokus main TikTok.
"Ditanya cara detailnya pasti glagapan sono main tiktok lagi," tulisnya.
Baca Juga: Piala AFF 2022: Hadapi Thailand, Shin Tae-yong Siapkan Tim Terbaik dan Strategi Kejutan
Berita Terkait
-
Beri Suasana Adem Jelang Pemilu 2024, Ganjar Gandeng Ulama Hingga Tokoh Masyarakat
-
Ngeri! Rizal Ramli Duga Mark Up Proyek IKN sampai Rp100 Triliun: Gila Amat, Padahal Rakyat Lagi Susah
-
Puan Maharani Berpeluang Jadi Presiden Indonesia Sedangkan Anies dan Ganjar Tidak, Ini Penjelasan Politisi Partai Gerindra
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed
-
HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran
-
Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital