Suara Jogjo -Sandiaga Uno dikabarkan bakal berganti baju menjadi kader PPP. Hal tersebut diungkap Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Dasco mengungkapkan mengenai status Sandiaga Uno itu merespon pernyataan Menparekraf tersebut yang beberapa kali mengaku siap nyapres.
"Saya sudah mendengar dari teman-teman di fraksi PPP bahwa Pak Sandi sebentar lagi remsi jadi anggota PPP," terangnya di gedung DPR Senayan, Jakarta kemarin.
Bila kabar itu benar, bukan tidak mungkin langkah Sandiaga Uno untuk terjun dalam kontestasi Pilpres 2024 sangat terbuka lebar. Hal itu mengingat Partai Gerindra sendiri sudah final mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon tunggal sebagai capres.
Terkait kabar bakal pindah partai, Sandiaga Uno sendiri sempat mendapat isyarat dari Prabowo Subianto.
Dikutip dari channel YouTube Official iNews bertajuk Talk Politic with Reinhard di channel Official iNews, Sandiaga mengungkapkan bahwa Ketum Gerindra tersebut pernah mengingatkan kepadanya bahwa loyalitas terhadap partai itu bisa runtuh bila negara telah memanggilmu.
"Sebagai kader ini saya merupakan kader loyal patuh tegak lurus dari arahan pak prabowo. Seandainya Pak Prabowo mengambil keputusan di Oktober saya loyal dan tegak lurus ke Pak Prabowo. Dan itu tentunya kita meyakini keputusan beliau yang terbaik bagi bangsa dan negara.
"Tapi Pak Prabowo juga menyampaikan ke saya bahwa your loyalty to the party stops when the nation calls you," ungkapnya.
Sementara itu dikutip dari channel YouTube CNN Indonesia, Pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi menyebut bahwa peluang Sandiaga Uno hengkang dari Partai Gerindra sangatlah besar.
Baca Juga: Wow! Di Hadapan Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo Berani Bagikan Strategi Majukan UMKM
Apalagi sebetulnya hubungan Prabowo dan Sandiaga Uno tidaklah seloyal yang dibayangkan.
"Hubungan Sandi dengan Prabowo tak sesolid itu. Mereka pernah jadi pasangan iya, tapi mas Sandy juga pernah berpasangan dengan Anies juga bisa ditinggalkan di tengah jalan juga. Sandi kalau punya keinginan harus membayangkan kalau tak bersama pak prabowo lagi ya harus memilih kesempatan dengan partai lain," katanya.
Lebih lanjut Hasan menyebut bahwa sikap loyal yang kerap diucap Sandiaga itu merupakan jawaban diplomatis lantaran saat ini masih terikat dengan Gerindra.
Diketahui dari hasil survei Sandiaga Uno punya kans besar menjadi cawapres ketimbang sebagai capres. Ia bahkan masuk kandidat tiga besar cawapres untuk Pilpres 2024 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!