"Saya kerja, sakan kerja saya ngasih uang ke mama kalau untuk belanja mama bisa tapi kalau ngobrol ngga bisa, semua dianggap musuh," ungkapnya.
Andalkan Air Hujan dan Tetangga
Meski tinggal di rumah mewah, Tiko dan ibunya hidup dalam kondisi memprihatinkan. Mereka tinggal di rumah tanpa listrik dan kecukupan air bersih.
Untuk mencukupi sehari-hari, Tiko mengaku mengandalkan air hujan untuk minumnya, sedangkan lainnya selain dari kantong sendiri juga ada bantuan dari para tetangga.
Keluarga Kaya
Mengenai latar kehidupannya, Tiko mengungkapkan dahulu hidupnya bisa dibilang sangatlah mapan. Ia hidup serba kecukupan sejak kecil.
Hal itu pun turut dibenarkan oleh para tetangga.
Keluarga ibu Tiko dikenal kaya raya. Ayahnya yang bernama Herman Moedji Susanto dikenal merupakan seorang pejabat.
"Waktu pindahan datang, sosok pak Herman mirip dengan wajah Pak Soeharto mantan presiden. Usianya sekitar 70an tahun dan membawa tongkat," terangn tetangga.
Baca Juga: Tensi dengan PAN Menghangat, Amien Rais Jadi Senjata Kuat Partai Ummat
Disinggung perihal ibu Eny yang hidup dalam kondisi memprihatinkan, tetangga menyebut bahwa dulu tidak mau dibantu ketika alami kondisi sakit.
"Ibu Eny ngga mau dibantu waktu itu masih depresi karena masih merasa orang kaya," katanya.
Lebih lanjut, tetangga menyebut sosok Tiko merupakan anak yang pintar. Ia bahkan sempat menjadi pebisnis jual beli mobil.
"Dari cara Tiko komunikasi itu menunjukkan bukan orang biasa. Dia basicnya anak orang kaya," sebutnya.
Diduga istri kedua
Tiko mengungkapkan setelah berpisah dari ibunya, sang ayah tak diketahui rimbanya. Kemungkinan besar kembali ke Madiun pulang ke anak-anaknya.
"Ngga tahu pulang kenapa, katanya ke anak-anaknya mungkin mama istri kedua," ungkap Tiko.
Tiko sendiri mengungkapkan, ayah dan ibunya dahulu bekerja di tempat yang sama sebagai rekanan dari Departemen Keuangan.
"Ya bisa dibilang cinlok dulu, mereka rekan satu kantor satu divisi," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Koneksi dan Loyalitas Jadi Jalan Pintas, Apa Kabar Meritokrasi?