Kisah seorang anak merawat sang ibu yang sakit di sebuah rumah mewah tanpa listrik dan air bersih selama 11 tahun viral di media sosial.
Dikutip dari channel YouTube Bang Brew TV, dikisahkan seorang pemuda bernama Tiko tinggal hanya bersama ibunya bernama Eny di sebuah rumah mewah di kawasan Jakarta Timur.
Meski terlihat bangunan rumahnya mewah, tetapi kondisinya sangat memprihatinkan. Di bagian pagar tampak diselimuti semak belukar, sementara di area depan rumah terlihat gelap tanpa penerangan.
Di dalam rumah itu, Tiko setia merawat ibunya yang sakit depresi. Ia merawat sang ibu seorang diri dengan kondisi tanpa listrik di dalam rumah serta ketersediaan air bersih.
Berikut sederet fakta terkait kisah Tiko merawat ibunya yang depresi di rumah mewat tanpa listrik dan air bersih
Cerai 2011
Tiko mengungkapkan diduga penyebab ibunya mengalami depresi yakni usai bercerai dari sang ayah pada 2011 silam.
"Sejak papa pergi ibu kurang sehat kejiwaannya," katanya.
Konon semenjak berpisah pada 2011 silam, sang ayah kembali ke asalnya di Madiun.
Baca Juga: Tensi dengan PAN Menghangat, Amien Rais Jadi Senjata Kuat Partai Ummat
Sementara ia seorang diri merawat ibunya yang bertingkah layaknya orang dengan gangguan jiwa dan lebih banyak mengurung diri di dalam rumah.
"Jadi ibu sering marah-marah sendiri, ngomong sendiri kalau dibilang ODGJ. Ia juga ngga pernah keluar ngurung diri di rumah," bebernya.
Merawat selama 11 Tahun
Semenjak ibunya mengalami sakit, Tiko setia merawatnya, meski dengan segala kekurangannya.
Ia mengungkapkan semenjak ibunya bercerai, hampir sebagian besar saudara putus hubungan lost contact semua, tapi belum lama ini di tahun 2019 ada satu mobil datang nopolnya Sidoarjo kemungkinan saudara.
Sambil merawat sang ibu, Tiko yang kini berusia 23 tahun bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing