Suara Joglo - Baru-baru ini beredar video seekor macan tutul tertangkap kamera warga sedang berada di atas pohon di kawasan wisata air terjun Telunjuk Raung Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur ( Jatim ).
Menurut pengakuan warga, macan tutul memang sering berkeliaran di sana. Termasuk pada malam tahun baru kemarin. Video macan tutul berada di atas pohon malam-malam sempat tertangkap kamera dan sorot senter pada malam tahun baru 2023 kemarin.
Kabar ini dibagikan oleh akun Instagram @bwi24jam. Menurut akun itu, penampakan macan tutul ini bukan hanya sekali. Warga berulang kali memergokinya di lokasi kawasan perkebunan swasta, PT Tirta Harapan Bayu Kidul itu.
Kemudian Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa timur kembali mengecek lokasi munculnya macan tutul pada malam tahun baru 2023 itu. Tim BKSDA dipimpin Kasi Konservasi Wilayah V Banyuwangi, Purwantono. Kepala Desa Sumberarum, Ali Nurfatoni dan pimpinan PT Tirta Harapan Bayu Kidul, Sunarsis ikut mendampinginya.
Diketahui, wisata air terjun itu berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung yang notabene berada di wilayah KPH Banyuwangi barat.
Belum lama ini, di kawasan perkebunan swasta itu dijadikan bumi perkemahan. Sehingga, yang semula dijadikan lahan tebu, kini sebagian sudah berubah menjadi tempat wisata diantaranya pemandian, area parkir dan bumi perkemahan.
Kepala Desa Sumberarum, Ali Nurfatoni menegaskan, selama ini macan tutul yang kerap kerap kali diketahui ternyata tidak menganggu warga apalagi menyerang. "Karena warga kami juga tidak pernah menganggu macan tutul," katanya dikutip dari akun Instagram tersebut.
Dia menjelaskan, hasil pengamatan sementara disimpulkan jika kawasan tersebut berpotensi menjadi habibat macan tutul. Cuma, selama ini warga yang menjumpai tidak pernah merekam atau mendokumentasikan secara langsung.
"Kebetulan waktu malam tahun baru itu pengelola wisata yang bisa merekamnya," tuturnya.
Baca Juga: Kronologi Wanita Disiram Bensin dan Dibakar Hidup-hidup di Jakut Versi Polisi
Masih menurut Toni, potensi lokasi itu masuk habibat macan tutul karena di sana masih banyak binatang lain, seperti monyet. Sehingga, banyaknya monyet itu menjadi mangsa yang empuk bagi binatang buas.
"Saya sendiri waktu itu menjumpai langsung babi hutan yang masuk area ke lahan tebu," kenangnya.
Warganet agaknya tertarik dengan penampakan macan tutul yang memang bisa dibilang langka ini. Mereka ramai-ramai memperingatkan BKSDA agar tidak terlalu over melakukan ekspose agar tidak memancing kedatangan para pemburu.
"Dengan terekpos-nya berita ini maka menjadi tugas kita semua masyarakat Banyuwangi pada umum-nya dan masyarakat sekitar pada khusus-nya, mari kita jaga jangan sampai KECOLONGAN PEMBURU LIAR karena mereka kalau tidak terusik maka tidak akan mengusik ... mari satukan tekad menjaga lingkungan ," tulis akun @den_menggung.
"Ojok di goleki gaes, nang video iki emang gak onok macane coba cek postingan sebelume ," tulis akun @neng_appril.
"Macan:moon maap saya anti kamera,nnti kalo saya trkenal banyakk yg minta fto repot," tulis akun @ynarst96.
"Hati2 over expose. Ekspos yg berlebihan justru bisa memancing banyak orang datang ke lokasi, yang akhir berdampak buruk pada macan tutulnya sendiri. Tidak perlu datang ke lokasi untuk menunjukan rasa peduli. Serahkan saja pada tim BKSDA yg sudah ahlinya dan sudah merupakan kewenangannya," tulis akun lain @armanfadilah1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring