Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan diminta kembali ke klub PSIS Semarang. Hal itu diungkapkan oleh pentolan suporter Panser Biru Kepareng.
Pria yang akrab dipanggil Wareng itu Pratama Arhan agar tak kembali ke klub Tokyo Verdy. Sebab pemain asal Blora itu tak dapat menit bermain.
Apalagi PSIS Semarang baru saja ditinggal pergi pemain andalannya Frendy Saputra ke Dewa United. Praktis bek kiri hanya menyisakan Taufik Hidayat.
"Melihat kondisi PSIS saat ini yg sedang terpuruk WARENG BOYS mendesak menejemen untuk mengembalikan Pratama arhan ke PSIS selain untuk memperkuat PSIS, di Jepang dia juga tidak diberi menit bertanding," tulis Wareng.
"Ayoo kembalikan arhan ke PSIS ....aleeeeee," tulis Wareng.
Melihat unggahan itu, pendukung PSIS pun memberikan beragam komentar. Ada yang mendukung Arhan kembali ke PSIS, namun ada juga yang meminta pemain tersebut bertahan di Jepang.
"Mendingan arhan ora usah balek nang PSIS ndisek, nek seng ngatur pemain ijek resal mengko malah under perform," tulis netizen.
"Neng jepang gor dadi rame rame tok arhan," tulis netizen.
"Ya Allah aq delenge ko mesakke yo, mesakke pemaine. wingi deleng Marukawa karo fortes ae permainane wes bedo karo pas neng klub lawase. ora ana support, saiki arhan.. wah ajur ajur wes selama seng nangani resal mending ojo sek lah..mesakke tenan," tulis netizen.
Baca Juga: 20 Ucapan Imlek 2023 Mandarin Selain Gong Xi Fa Cai, Bagikan Kata-kata Unik ke Medsosmu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan