Suara Joglo - Ada-ada saja. Beberapa waktu belakangan ini kasak-kusuk warga di Desa Made Kelurahan/Kecamatan Lamongan membahas soal teror kuntilanak di kawasan mereka tiap malam.
Warga sampai resah dan ketakutan sehingga tidak berani keluar malam-malam. Beberapa warga mengaku melihat kuntilanak ini muncul tengah malam sampai dini hari, di atas pukul 00.00 sampai 01.00 WIB.
Tidak semuanya melihat kuntilanak. Beberapa lagi justru dihantui suara mirip kereta kencana miliknya Nyi Roro Kidul. Entah sejak kapan penguasa pantai selatan sampai ke Lamongan.
Seperti dikatakan Alvina, warga setempat. Ia mengatakan kalau teror kuntilanak tersebut sudah terjadi selama sebulan ini. Ia mendengar cerita dari tetangganya di perumahan sebelahnya.
"(Kuntilanak) Itu yang tahu pasti warga Made. Saya kan warga Perumnas. Saya hanya diceritain. Kalau di perumahan saya, itu bunyi dokar kayak Nyi Roro Kidul, krimpying..,krimpying....,krimpying..,itu malam. Sering. Tapi kemarin setelah tiga minggu alhamdulillah hilang," ujarnya dalam video yang diunggah akun Instagram @beritalamongan.
Keluhan warga Made Lamongan ini terungkap dalam sebuah kegiatan Jumat Curhat bersama Polsek setempat. Mereka mengadukan permasalahan warga yang saat ini muncul.
Warga sedang digaduhkan dengan isu teror kuntilanak malam-malam tersebut. Sehingga warga yang mayoritas emak-emak itu mengadukan persoalannya ke polisi agar bisa segera ditindaklanjuti.
Akun @beritalamongan sebelumnya mengunggah sebuah video pengakuan warga dalam program Jumat Curhat terkait isu kuntilanak keluyuran meneror warga di kawasan Made. Akun itu memberi caption begini:
"Bagi umat Islam, percaya pada yang ghaib itu wajib, namun ketakutan pada penampakan menjadi pro kontra oleh sebagian masyarakat di Lamongan.
Percaya atau tidak, rasa ketakutan karena penampakan kini dialami warga Desa Made Kecamatan Lamongan. Warga menilainya itu adalah penampakan kuntilanak yang sedang naik kereta kencana setiap malam, antara pukul 00.00 WIB - 01.00 WIB."
Sementara itu, dalam video yang sama, Kapolsek Lamongan AKP Fadelan mengatakan akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut dengan melakukan patroli rutin ke Desa Made.
"Akan ditindak lanjuti, dengan program sambang desa, patroli, sambang tokoh masyarakat," katanya menambahkan.
Sebelumnya tidak ada laporan peristiwa tersebut ke kantor polsek setempat. Keluhan soal teror kuntilanak ini baru muncul dalam kegiatan Jumat curhat bersama warga ini.
"Belum ada laporan. Sampai sekarang belum ada. Terimakasih masyarakat sudah menyampaikan kepada kami, akan ditindaklanjuti," ujarnya.
Berita Terkait
-
Diresahkan Kuntilanak Keluyuran Tiap Malam, Warga Lamongan Lapor Polisi
-
5 Makanan Khas Lamongan yang Jadi Favorit Sejuta Umat, Pernah Coba?
-
Hotman Paris Duduk Dalam Masjid Saat Jamaah Sedang Salat, Netizen Malah Ribut Penampakan Kuntilanak
-
Jadwal Kick Off Kompetisi Liga 2 Tak Pasti, Program Latihan Persela Jadi Berantakan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
Terkini
-
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Berikan Cashback Rp100 Ribu di SVRG
-
5 Struktur Atmosfer Bumi dan Fungsinya, Perisai Tak Kasat Mata yang Jaga Kehidupan
-
Menyesap Dinginnya Kabut dalam Novel London: Angel Karya Windry Ramadhina
-
Diperkenalkan di Semarang, Ini Skuad Lengkap Java United FC di Super League 2026/2027
-
Lapangan Padel Mendadak Berdiri di Lahan Pemprov DKI Meruya Utara
-
Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!
-
Selangkah Lagi Juara, Timnas Vietnam Bisa Ukir Sejarah Baru di Piala AFF 2026
-
Trade-off Pertumbuhan dan Disiplin Fiskal: Membaca Arah RAPBN 2027
-
Diskon Fossil Nyaris Rp1 Juta Pakai Kartu BRI, Kuota Terbatas!
-
Skuad Java United FC Resmi Dilaunching, Jalankan Dua Misi Besar Sepak Bola