Peristiwa nahas yang dialami Venna Melinda hingga kini masih menjadi perbincangan hangat publik.
Terlebih kronologi menyeramkan mengenai kekerasan yang dialami oleh artis 50 tahun itu diketahui oleh salah seorang warganet.
Seorang wanita yang kala itu menjadi tetangga kamar hotel Venna dan Ferry Irawan, Wenny, membeberkan situasi ketika korban mengalami kekerasan dari suaminya tersebut.
“Saya habis sarapan di bawah, itu naik ke kamar sama anak-anak. Nah, di situ saya lewat depan kamarnya Kak Venna itu kok udah ramai, terus ada suara kayak nenek-nenek nangis,” ujar Wenny memberikan kesaksian, dikutip dari unggahan @insta_julid, Rabu (11/1/2023).
Semula, ia masih berpikir positif mengenai suara rintihan tersebut. Wenny mengira bahwa penghuni kamar hotel sebelahnya itu memang sedang sakit.
Namun, setelah ia mendengar pernyataan dari seorang karyawan hotel, Wenny mengaku kaget. Karyawan tersebut menyebut bahwa cleaning service sebaiknya membersihkan bekas darah di kamar tersebut.
“Saya pikir sakit apa bagaimana. Terus pas saya masuk kamar, itu ada pihak hotel bilang gini, ‘itu bersihin aja dulu darahnya’,” ucap Wenny.
Tak sampai di situ, Wenny pun mengaku sempat mendengar Venna Melinda sempat meminta tolong kepada orang-orang yang ada di TKP untuk memanggil polisi.
“Tolong panggilin polisi-polisi, katanya kayak gitu,” ujarnya.
Baca Juga: IPhone 16 Pro Apple Akan Menampilkan Face ID di Bawah Layar
“Jadi, Mbak Venna-nya itu ngomong, masa saya korban, saya nggak boleh lapor, atau gimana gitu, saya kurang jelas ngomongnya apa,” lanjutnya.
Menurut Wenny, ketika berada di TKP, dirinya hanya mendengar teriakan hissteris dari Venna Melinda yang kesakitan.
“Kalau keributan kan banyak orang, itu Mbak Vennanya aja sih, yang teriak-teriak histeris. Pokoknya intinya sakit,” pungkas Wenny.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Berontak di Kasur Hotel, Sempat Minta Tolong Tapi Diadang Ferry Irawan
-
'Bisa Jadi Imam yang Baik' Pernah Jadi Alasan Venna Melinda Mau Dipersunting Ferry Irawan yang Terkenal Problematik
-
Sebelum KDRT Venna Melinda, Ferry Irawan Sempat Komentari Tragedi Kanjuruhan, Minta Suporter dan Aprat Lebih Dewasa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026