Venna Melinda yang kini dirawat di rumah sakit usai laporkan Ferry Irawan atas dugaan kasus KDRT, diam-diam menelepon Hotman Paris untuk menangani kasusnya.
Hal tersebut ia lakukan lantaran dirinya merasa tak kunjung mendapatkan keadilan setelah menyerahkan seluruh barang bukti kepada pihak kepolisian.
Situasi tersebut diungkap oleh Hotman Paris usai dirinya mendapatkan panggilan telepon dari Venna Melinda. Ia juga mengungkapkan kondisi terkini Venna Melinda.
“Pagi ini, Vena Melinda, artis sekaligus mantan anggota DPR, yang sedang berbaring kesakitan di rumah sakit, menelepon saya. Dia menceritakan hidungnya yang berdarah-darah, dan sekarang dia merasakan ada kesakitan di tulang rusuknya,” ujar Hotman Paris, dikutip dair unggahan @insta_julid, Rabu (11/1/2023).
Menurut cerita Hotman Paris, Venna Melinda meneleponnya dalam keadaan menangis tersedu-sedu. Artis 50 tahun itu meminta Hotman Paris untuk bisa menjadi kuasa hukumnya.
Mendengar tawaran tersebut, Hotman Paris lantas mengaku aneh dan terkejut. Sebab, posisi kasus yang sedang dihadapi Venna Melinda ini berada di Jawa Timur.
“Saya bilang kenapa, saya bilang kan ini jauh di surabaya?” ujar Hotman.
Lantaran hal tersebut, Venna Melinda mengungkapkan bahwa dirinya merasa kecewa lantaran Ferry Irawan tak kunjung ditangkap. Padahal, ia telah memberikan bukti-bukti yang jelas kepada pihak berwajib.
“Dia bilang, saya sangat kecewa dengan bukti-bukti penderitaan yang saya alami, kenapa belum ada penahanan, itu pertanyaan dia,” cerita Hotman terkait keluhan Venna Melinda.
Baca Juga: Dua Film Remake Dibintangi Vino G Bastian Ini Bakal Tayang 19 Januari
Mengenai hal tersebut, Hotman lantas memberikan imbauan kepada Kapolda Jawa Timur untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus yang dialami Venna Melinda.
“Bapak Kapolda Jawa Timur, mohon memberikan atensi khusus kepada kasus ini!” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan