Tepat hari ini Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI dimulai. Di tengah menghangatnya perbincangan soal siapa yang bakal mengisi kursi ketua umum PSSI, salah satu pesepak bola legenda tanah air Kurniawan Dwi Yulianto membeberkan praktik kecurangan di dalam kongres.
Seperti diketahui dalam beberapa hari belakangan perbincangan soal siapa yang bakal mengisi kursi Ketua PSSI pascaIwan Bule terus menghangat. Setelah muncul nama La Nyala Mattalitti, terbaru Menteri BUMN Erick Thohir turut meramaikan perebutan kursi PSSI 1 tersebut.
Di tengah agenda KLB PSSI yang agenda utamanya pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru, legenda sepak bola tanah air Kurniawan Dwi Yulianto membongkar praktik kecurangan yang pernah dialaminya saat mengikuti kontestasi pemilihan Ketum PSSI.
Dikutip dari channel YouTube Abraham Samad Speak Up, pemain yang saat ini didapuk sebagai pelatih Garuda Select 5 itu mengungkapkan pernah nekat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI di tahun 2017.
Di kemudian hari setelah keputusannya untuk maju itu, ia menemui hal-hal yang mengejutkan. Ia mengaku ditawari orang tak dikenalnya untuk menggalang suara dari para voters.
"Yang saya dengar iya, sekali lagi yang saya dengar, yang bisa saya pastikan saya 2017 sempat mencalonkan sebagai ketua umum PSSI.
Saya 2017 tergerak untuk mencalonkan sebetulnya saya itu tau udah kalah itu udah pasti. Tapi niat saya ingin membuka para senior yang tahu organisasi masuk, karena saya berharap mereka bisa mengurus sepak bola," ungkapnya seperti dikutip Senin (16/1/2023).
"Apa yang terjadi saya kaget 2017 itu saya ditelponin beberapa orang yang saya ga kenal bahkan. Kurniawan di belakang loe siapa, dia bilang saya bisa dapetin sekian suara," ucap Kurniawan menirukan kejadian saat itu.
Ia mengaku tak tergoda akan hal itu. Ia saat itu hanya pasrah dengan modal kebaikan saja.
"Saya merasa saya kalah itu pasti modal kebaikan aja," ungkapnya.
Baca Juga: Mengenal 2 Calon Ketum PSSI, La Nyalla Matalitti dan Erick Thohir
"Jadi mas Kurniawan proses pemilihan Ketum PSSI selalu diwarnai kecurangan?" tanya Abraham Samad.
"Kalau yang saya yakini yang saya alami ada. Kalau saya mau dapet suara, sekian nilainya," beber pemain yang sempat berseragam Sampdoria itu.
"Setelah 2017 apakah praktik tersebut masih berlangsung?" tanya eks Ketua KPK itu.
"Faktanya tidak tahu, tapi kemungkinan ada, karena voternya kita tidak bisa jagain, tapi saya tidak bisa memastikan. Karena yang sesuai pengalaman saya aja," kata Kurniawan.
Lebih lanjut, Kurniawan bahkan sempat diikuti oleh seseorang ketika mengikuti kongres. Di situ ia bahkan diminta untuk jadi calo mengumpulkan suara.
"Pas di kongres aja waktu ke toilet ada yang minta suara ke saya. Bisa ga dapetin sekian suara kita berani bayar sekian ngga sampe ratusan juta. lu kan dari jawa. Saya bilang eh saya ini jelek2 gini calon ketua umum PSSI. Saya bukan calo," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
4,5 Miliar Puntung Rokok Berakhir di Laut Setiap Tahun: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
-
Bupati Aceh Barat Akan Tindak ASN yang Masuk Desil Fakir Miskin
-
Ira Nandha Curhat Kena Penipuan Segitiga Saat Beli Emas Antam, Begini Kronologinya
-
Tabrak Kerumunan Siswa SD Hingga Tewas, Kadis di Pandeglang Jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan
-
The Weeknd Siap Konser di JIS 26-27 September, Tiket Dijual pada 18 Mei!
-
Tentang Mimpi dan Luka Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat
-
Resmi Jadi Tersangka! Kadis DPMPTSP Pandeglang Terancam Pidana Usai Tabrak Siswa SD Hingga Tewas
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar