Suara Joglo - Kawasan Malang Raya diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 siang tadi. Pusat gempa berjarak 144 kilometer dari Kota Malang. Untuk pusat gempa berada di laut, berjarak 111 kilometer arah barat daya Kabupaten Malang.
Gempa berada di kedalaman 65 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Salah satu warga Kota Malang, Nadiastika Rahana, di Kota Malang, mengatakan bahwa guncangan gempa dirasakan cukup kencang, namun hanya sesaat.
Ia merasakan guncangan gempa bumi kurang lebih selama dua detik. "Terasa berguncang sebentar kurang lebih dua detik, tapi setelah itu tidak ada lagi. Semoga tidak ada gempa susulan," ujarnya.
Ia menambahkan, guncangan gempa bumi tersebut tiba-tiba dirasakan pada saat ia melakukan aktivitas di dalam rumah. Ia merasa terkejut akibat guncangan gempa yang terjadi beberapa saat tersebut.
Menurut dia, guncangan gempa bumi itu dirasakan cukup kencang namun tidak menyebabkan barang-barang yang ada di rumahnya di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang berjatuhan.
Ia mengatakan hanya terdengar sedikit suara dari kaca yang bergetar. "Hanya kaca bergetar sedikit, tapi tidak ada barang yang jatuh," ujarnya.
Sementara itu, warga Kabupaten Malang, Eddy Santoso mengatakan bahwa guncangan gempa bumi terasa beberapa saat. Gempa bumi tersebut dirasakan pada saat ia bekerja di salah satu penyedia jasa ekspedisi di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Terasa bergoyang beberapa saat, ini lebih terasa dibandingkan gempa sebelumnya," katanya.
Ia menambahkan, gempa bumi tersebut tidak sampai menyebabkan adanya kepanikan dari sejumlah pengguna jasa ekspedisi pada saat berada di lokasi.
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran Magenta BUMN 2023, Mahasiswa Boleh Daftar!
Ia bersama sejumlah pelanggan sempat terkejut saat gempa terjadi. "Tidak sempat panik, tapi terkejut saja, karena goyangan memang dirasakan," katanya.
Tidak terjadi kerusakan berarti
Sementara itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sampai saat ini tidak ada kerusakan berarti akibat gempa tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Malang Fuad Fauzi, mengatakan bahwa gempa bumi yang berpusat pada 111 kilometer barat daya Kabupaten Malang tersebut, dirasakan sesaat oleh masyarakat. "Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa. Gempa dirasakan sesaat," kata Fuad.
Fuad menambahkan, hingga saat ini, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh personel BPBD Kabupaten Malang dan para relawan yang tersebar di sejumlah wilayah, tidak ada kerusakan atau dampak akibat gempa bumi yang terjadi kurang lebih pukul 11.36 WIB tersebut.
"Laporan dari rekan-rekan di lapangan saat ini kondisi aman terkendali," ujarnya.
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 terjadi pada koordinat 9,14 derajat Lintang Selatan, 112,48 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 111 kilometer arah barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 65 kilometer.
Gempa bumi tersebut dirasakan hingga ke wilayah Kota Malang, Jawa Timur, yang berjarak kurang lebih 144 kilometer dari pusat gempa. Gempa yang dirasakan warga Kota Malang tersebut, terjadi sesaat dan tidak menyebabkan kerusakan.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut dirasakan di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan yakni Karangkates dan Sumbermanjing Wetan dengan skala intensitas III-IV MMI.
Kemudian, gempa juga dirasakan dengan intensitas lebih rendah dengan skala II-III MMI di wilayah Kepanjen, Lumajang dan Malang. Selain itu, gempa juga dirasakan di Badung, Blitar, Trenggalek, Pacitan dan Bondowoso dengan skala II MMI.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Persidangan Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Malang di PN Surabaya
-
Kejadian Lagi, Sejoli Tak Malu Bermesraan di Alun-alun Kota Malang Langsung Digaruk Satpol PP
-
Terungkap Danki 3 Brimob Perintahkan Bawahan Tembakan Gas Air Mata ke Aremania di Kanjuruhan
-
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Aceh Singkil, Aktivitas Warga Sudah Normal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Kota Padang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan