Pakar ekonomi Rizal Ramli tak henti-hentinya memberikan kritikan kepada pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Rizal Ramli menyebut Presiden Jokowi tak pernah berjuang untuk demokrasi.
"Jokowi tidak pernah berjuang untuk demokrasi, tapi preteli demokrasi!," tulis Rizal Ramli dikutip pada Rabu (18/1/2023).
Ia pun menyuarakan kekesalannya tersebut, untuk memperbaiki Indonesia usai Presiden Jokowi lengser.
"Apa yg harus kita lakukan setelah Jokowi lengser: perbaiki ekonomi rakyat, audit pemborosan, perbaiki sistim Pemilu sehingga bersih dan amanah," tulisnya.
Melihat unggahan itu, warganet pun memberikan komentar beragam.
"Setuju Bang... PEMILU nanti harus dengan E-VOTING yang bisa di audit oleh para peserta pemilu itu sendiri... Pemilih juga bisa melacak pilihannya yang direkapitulasi oleh KPU. Katanya Industri 4.0 tapi PEMILU masih coblos pakai paku dan kotak kardus," tulis netizen.
"itu bisa dilakukan secara simultan, terpenting JAGA NKRI beserta Konstitusi, Pancasila dan Bhineka tunggal ika nya.
Siapkan generasi penerus bangsa dengan bekal pemahaman sejarah yang benar, disamping kapabilitas, akuntabilitas dan keimanan pada agamanya yang baik," tulis netizen.
"Masih blm sembuh sakit hatimu zal, karna di pecat ??? Kasian sekali waktu senjamu kau habiskan untuk membenci orang lain...jaga kesehatan mu pak tua, jangan sampai larut dalam kebencian," tulis netizen.
Baca Juga: Link Nonton Bad Prosecutor Sub Indo, Siap Ketemu D.O Jadi Jaksa Kece di Telegram, LK21, dan IndoXXI?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan