Belum lama ini, nama Agnes Monica yang speak up lantaran membela dua orang siswa yang dihujat karena viral berdansa di sekolah itu masih menjadi perhatian publik.
Baru-baru ini, Agnes Mo kembali mengungkapkan bahwa ia sangat tidak mendukung pola netizen yang menyebut siswa-siswa berprestasi dengan berbagai hujatan.
Pasalnya, Agnes Monica merasa bahwa tidak ada hubungannya berdansa dengan merusak nama bangsa.
“Gimana caranya mereka ngerusak bangsa kalau mereka bawa nama bangsa, nama baik, di luar, kalau mereka berprestasi. Yang ngerusak bangsa itu adalah orang-orang yang ngejulidin orang, orang-orang yang ngjudge orang lain,” ungkap Agnes Mo, dikutip dari @StarProIndonesia.
“Apalagi yang ngejulidin, yang ngejudge itu adalah orang-orang yang sudah dewasa. Ya kedewasaannya di mana, artinya kan cuma tua doang, tapi dewasanya enggak,” tuturnya.
Agnes Mo mengungkapkan bahwa dirinya, sejak dulu, memang telah memiliki konsen terhadap masalah generasi. Hal tersebut dikarenakan dirinya pun mengalami kejadian yang sama dengan anak-anak tersebut.
Lantaran dirinya yang memiliki trauma yang sama dengan kejadian dua remaja yang berprestasi di bidang dansa tersebut, Agnes Mo akhirnya speak up dan ingin melindungi kedua siswa itu.
“Tiba-tiba difitnah sama orang yang usianya jauh di atas saya. Diomong-omongin orang, dan yang bikin saya tetep tegar adalah support system saya, yaitu keluarga,” ungkap Agnes Mo.
“Jadi saya tau banget gimana rasanya disakitin sama orang-orang, atau dikecewakan sama orang-orang yang saya pikir, loh kalian tuh seharusnya jadi orang tua gua loh kok malah ngefitnah dan ngomogin gue ya, gitu,” lanjutnya
Baca Juga: Jangan Sampai Bingung, Ini Denah Kantong Parkir untuk Penonton Konser Dewa 19 di JIS
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa