Suara Joglo - Usai bergabungnya Witan Sulaeman ke Persija Jakarta banyak yang menilai jika keputusan tersebut merupakan bagian dari penurunan karir sang pemain.
Statement tersebut tak lepas dari karir Witan Sulaeman yang sebelumnya bermain di Eropa bersama klub AS Trenci kemudian memilih untuk pulang kampung dan berseragam tim Macan Kemayoran.
Namun statemen tersebut dibantah oleh pelatih Persija Jakarta. Thomas Doll menilai kepindahan Witan Sulaeman ke tim Ibukota bukanlah sebuah penurunan karir. Bahkan pelatih asal Jerman tersebut menilai jika bintang muda Timnas Indonesia itu bisa kembali merumput di Eropa.
"Untuk Witan, mungkin dia merasa tidak terlalu penting di Eropa karena kulturnya sangat berbeda. Dia juga membutuhkan dan ingin bermain. Ini adalah momentum yang tepat juga untuk dia berkembang, bukan karena saat ini Persija di peringkat pertama," ujar Thomas Doll dilansir dari akun Instagram @kaikofootballnews (09/02/2023).
Di sisi lain eks pelatih Borussia Dortmund tersebut mengaku senang akan keberadaan Witan Sulaeman di tim Persija Jakarta. Menurut Thomas Doll, Witan bisa menunjukkan bahwa dirinya seorang pesepakbola yang fantastis.
"Senang Witan ada di sini dan dia bisa menunjukkan bahwa dia pesepakbola yang fantastis. Dia muda, dia selalu memiliki waktu untuk kembali ke Eropa, 21 tahun!" ungkap Thomas Doll.
Pernyataan Thomas Doll tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tidak jarang dari mereka yang memberikan komentar akan pernyataan pelatih Persija Jakarta itu.
"Iyah mungkin nanti habis main dipersija bisa dilirik Klub Jerman atau eropa lainnya," ungkap salah seorang netizen.
"Dengan koneksi Doll di Eropa pasti suatu saat ada tawaran lagi dari Eropa buat witan," ujar netizen yang lain.
Baca Juga: Gempa Jayapura M 5,4: Bangunan Hancur, 1 Karyawan Restoran Meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123