/
Sabtu, 11 Februari 2023 | 08:04 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (30/1/2023). ([ANTARA])

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang ramai menyebut nama Gibran ditangkap polisi Arab Saudi. 

Dalam narasinya memang benar nama Gibran ditangkap polidi di Arab Saudi. Namun, bukan Gibran putra bungsu Presiden Jokowi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo. 

"Mohon izinkan saya untuk klarifikasi mengenai pemberitaan di beberapa media. Melalui postingan ini, ingin mengklarifikasi bahwa Gibran yang dimaksud di berita itu bukan saya melainkan Gibran putra Ketua DPRD Karawang yang membentangkan bendera 
@PDemokrat di Masjid Nabawi," tulis Wali Kota Solo dikutip dari akun twitternya pada Sabtu (11/2/2023).

Ia meminta warga Kota Solo untuk tidak panik mendengar kabar Gibran ditangkap polisi tersebut. 

"Sekali lagi, melalui postingan ini saya mengimbau agar masyarakat, khususnya Warga Solo untuk tidak panik atas pemberitaan ini. Terima kasih. Mohon maaf apabila kurang berkenan," tulis Gibran. 

Gibran Putra Ketua DPRD Karawang

Sebelumnya diberitakan Gibran, putra Ketua DPRD Kabupaten Karawang Budianto, ditangkap askar atau polisi Kerajaan Arab Saudi di Madinah.

Hal itu lantaran Gibran nekat mengibarkan bendera Partai Demokrat di salah satu tempat suci umat Islam tersebut.

Kabar penangkapan Gibran oleh polisi Arab Saudi sendiri diungkapkan kawan separtai sang ayah, Abas Hadi Mulyana.

Baca Juga: 5 Karakter "Red Flag" dalam Drama Korea yang Harus Dihindari, Ada Jung Yo dari Cheese in The Trap!

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Karawang itu mengatakan, Gibran ditangkap saat umrah bersama sejumlah legislator serta pengurus DPC partai.

“Gibran ditangkap polisi di Madinah. Tapi kira-kira hari Minggu lalu,” kata Abas, Rabu (8/2/2023).

Abas menuturkan, Gibran ditangkap gara-gara mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan Masjid Nabawi.

“Dia pengin foto saat mengibarkan bendera,” kata Abas.

Abas mengatakan, Gibran mempunyai dasar kuat mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan Masjid Nabawi.

Kata Abas, anak kawan separtainya itu mengibarkan bendera Demokrat sebagai simbolisasi rasa syukur karena keberhasilan orangtuanya.

Load More